BPTJ Catat Lonjakan Penumpang Bus AKAP

Kompas.com - 30/10/2020, 14:20 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGAIlustrasi
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek mencatat terjadi lonjakan penumpang bus Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di sejumlah Terminal Tipe A saat libur panjang dalam rangka cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Terminal Tipe A yang berada di bawah pengelolaan BPTJ meliputi Terminal Tipe A Jatijajar Depok, Terminal Poris Plawad Tangerang, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan dan Terminal Baranangsiang Bogor.

Kepala BPTJ Polana B. Pramesti mengatakan, kenaikan rata-rata jumlah penumpang bus AKAP yang tercatat antara 23 persen sampai 62 persen terjadi mulai tanggal 22 sampai 28 Oktober 2020 dibandingkan dengan hari-hari biasa pada pekan sebelumnya.

“Terminal Pondok Cabe misalnya tercatat kenaikan sebesar 23 persen, Terminal Jatijajar sebesar 38 persen dan Terminal Poris Plawad sebesar 62 persen,” jelas Polana dalam siaran pers, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Cerita Tukang Servis HP yang dapat Bantuan BLT UMKM Rp 2,4 Juta

Polana menyampaikan, meskipun Bogor merupakan salah satu tujuan liburan warga kota, namun kenaikan justru tidak terjadi di Terminal Baranangsiang Bogor.

“Data yang diperoleh dari tanggal 22 hingga 28 Oktober 2020 menyebutkan, rata-rata setiap hari Terminal Baranangsiang Bogor tercatat melayani keberangkatan penumpang AKAP sebesar 134 orang,” kata Polana.

Jumlah penumpang tersebut menurut Polana lebih kecil apabila dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang melayani penumpang rata-rata 182 orang.

Polana mengatakan, untuk menghindari penularan covid-19 pada transportasi publik, selain menjaga lingkungan strategisnya, perlu upaya untuk menjaga perilaku pengguna transportasi publik.

“Pengguna transportasi publik harus benar-benar sehat dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, memenuhi ketentuan jaga jarak dengan tidak bergerombol atau berkerumun selama dalam perjalanan,” ujar Polana.

Baca juga: Bagi CPNS yang Tidak Lolos Diberikan Waktu 3 Hari Masa Sanggah, Catat Tanggalnya

Sementara untuk operator sarana dan prasarana transportasi, Polana menegaskan pentingnya pengukuran suhu tubuh bagi petugas dan calon penumpang tidak boleh dilewatkan. Selain itu, ketentuan jaga jarak atau physical distancing, penyemprotan disinfektan terhadap sarana dan prasarana transportasi juga harus dilakukan secara rutin.

Mengingat terjadi peningkatan pengguna layanan pada sejumlah terminal, Kepala BPTJ mengimbau masyarakat untuk dapat melakukan perjalanan kembali atau perjalanan balik lebih awal.

Dengan melakukan perjalanan kembali lebih awal, Polana berpendapat masyarakat akan dapat memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat sebelum nantinya kembali beraktivitas rutin sehari-hari.

Baca juga: Kemenkominfo Buka Lowongan Kerja buat Content Creator, Tertarik?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X