Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Harga Minyak Masih Rendah, ExxonMobil Pangkas 1.900 Karyawan

Kompas.com - 30/10/2020, 14:51 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - ExxonMobil berencana melakukan perampingan pegawai yang tersebar di berbagai negara, sebagai respon masih rendahnya harga minyak mentah akibat kekhawatiran terhadap pandemi Covid-19.

Perusahaan minyak dan gas (migas) yang bermarkas di Texas itu mengumumkan rencana memangkas (PHK) 1.900 pegawai di Amerika Serikat (AS), dengan cara pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun penawaran pensiun dini.

Dikutip dari CNN, Jumat (30/10/2020), perampingan dilakukan sebagai salah satu langkah yang restrukturisasi dilakukan perusahaan selama satu tahun ke belakang guna merespon Covid-19.

Baca juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Membaik, Penerimaan Negara Capai Rp 102 Triliun

Sebelumnya, ExxonMobil juga telah mengumumkan, perusahaan akan melakukan perampingan terhadap lebih dari 14.000 pegawai dan juga kontraktor di seluruh dunia pada akhir 2022.

Rencana pemangkasan tersebut setara dengan 15 persen total tenaga kerja ExxonMobil pada 2019, yang mencapai 88.000 pegawai dan kontraktor.

"Langkah ini akan menciptakan biaya operasional perusahaan yang lebih kompetitif dalam jangka panjang dan membantu perusahaan melalui kondisi pasar yang masih belum dapat diprediksi," tulis manajemen Exxon, dikutip Jumat.

Pengumuman PHK disampaikan Exxon, menyusul anjloknya harga minyak mentah dunia. Pada perdagangan Kamis (29/10/2020) waktu setempat, harga minyak mentah acuan AS, merosot ke level 35 dollar AS per barel, terburuk selama 4 bulan terakhir.

Imbas dari turunnya harga minyak mentah, perusahaan migas asal AS lainnya, Chevron, juga berencana melakukan perampingan serupa.

Rencananya, perusahaan yang bermarkas di California itu akan memangkas seperempat pegawai perusahaan yang baru diakuisisi-nya, Noble Energy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber CNN
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+