5 Negara dengan Jaringan Rel Kereta Api Terpanjang di Dunia

Kompas.com - 01/11/2020, 06:36 WIB
Kereta barang yang menghubungkan Pakistan dengan Iran pada Februari 2006. Rute perjalanan kereta antara kedua negara akan kemnbali dibuka Septermber 2018 mendatang. Associated Press via Al ArabiyaKereta barang yang menghubungkan Pakistan dengan Iran pada Februari 2006. Rute perjalanan kereta antara kedua negara akan kemnbali dibuka Septermber 2018 mendatang.

KOMPAS.com - Sejak dulu kereta api adalah moda angkutan darat paling efisien untuk pengangkutan dalam skala besar. Selain murah dari sisi biaya, moda transportasi berbasis rel ini juga relatif cepat.

Itulah sebabnya banyak negara maju sangat mengandalkan jaringan rel kereta api untuk menekan ongkos logistiknya. Selain itu, kereta api juga jadi andalan untuk mengangkut penumpang.

Berikut ini daftar 5 negara dengan jaringan rel kereta api terpanjang di dunia:

1. Amerika Serikat (AS)

AS menempati posisi pertama sebagai negara pemilik jaringan rel kereta api terpanjang di dunia. Total panjang lintasan rel yang berada di wilayah Negeri Paman Sam mencapai 250.000 kilometer (km).

Baca juga: Apa Saja Infrastruktur Peninggalan Penjajahan Jepang di Indonesia?

Dengan bentang wilayah yang berbentuk dataran luas antara Samudra Atlantik hingga Pasifik, jaringan rel kereta api sangat berperan penting untuk distribusi barang melengkapi jaringan jalan tol.

AS bahkan membangun jaringan kereta api di Hawaii yang secara geografi berbentuk kepulauan. Meski demikian, dari ratusan ribu kilometer jaringan rel kereta api, hanya sebagian kecil saja digunakan untuk angkutan penumpang.

2. China

Menyadari betapa murahnya ongkos logistik yang dihasilkan dari penggunaan kereta api, China sangat ekspansif membangun ribuan kilometer jaringan rel sejak Partai Komunis mencanangkan program ekonomi "Lompatan Jauh ke Depan".

Total panjang jaringan rel yang dimiliki China lebih kurang mencapai 100.000 kilometer. Bahkan, China berambisi membangun rute kereta api terjauh yang menghubungkan pusat-pusat ekonominya dengan negara-negara di Eropa melewati Asia Tengah.

Baca juga: Berapa Utang Warisan Belanda yang Disinggung Sri Mulyani?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X