Membangun Reputasi melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Kompas.com - 04/11/2020, 13:25 WIB
Ilustrasi PEXELS.com/Karolina GrabowskaIlustrasi

Kementerian Tenaga Kerja per 16 April 2020 menunjukkan bahwa ada 229.789 orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor formal.

Sementara itu, hingga periode di atas, jumlah pekerja yang dirumahkan mencapai 1.270.367 orang.

Baca juga: Gandeng Likee, Grab Gelar Konser Online untuk Bantu Biaya Pendidikan Anak Mitra Pengemudi

Dengan demikian total pekerja terdampak di sektor formal ada 1.500.156 orang di 83.546 perusahaan. Selain itu, sektor informal juga terdampak. Sebanyak 443.760 orang dari 30.794 perusahaan di-PHK.

"Total yang terdampak 1,9 juta orang, baik yang di-PHK dan dirumahkan," kata Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah.

Kenyataan angka-angka di atas pada sisi lain menjadi peluang bagi perusahaan untuk ikut ambil bagian meringankan beban warga masyarakat.

Cara yang dapat dilakukan adalah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaksanaan CSR sudah tertera dalam perundang-undangan maupun peraturan-peraturan pemerintah.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapatkan jaminan dan payung hukum, khususnya bagi perusahaan.

Pada laman kliklegal.com, misalnya, menyebut sedikitnya dua peraturan yakni Undang-undang (UU) Nomor 40/2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.

Inilah saat yang tepat untuk kita semua, tidak terkecuali perusahaan, berusaha berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga lingkungan melalui produk-produk dan kampanye-kampanye yang dilakukan agar misi perusahaan untuk memasyarakatkan kehidupan yang berkelanjutan (ramah lingkungan dan memberikan manfaat sosial) dapat tercapai.

Selama masa pandemi Covid-19, berbagai perusahaan turut berperan membantu Pemerintah dalam meringankan beban masyarakat antara lain dengan memberikan bantuan berupa sembako, hand sanitizer, alat pelindung diri (APD) dan kelengkapannya, perawatan kebersihan rumah, memberi edukasi tentang kebersihan kepada masyarakat, mengembangkan laboratorium PCR pada institusi pendidikan tinggi, dan masih banyak lagi.

Macam-macam bantuan yang diberikan kepada masyarakat diharapkan dapat meringankan beban yang dirasakan sebagai akibat pandemi Covid-19 sekaligus membangun reputasi melalui tanggung jawab sosial perusahaan.

Dr Miharni Tjokrosaputro
Dra Paula Tjatoerwidya Anggarina, MM
Dosen Universitas Tarumanagara

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.