Vaksin Masih Belum Pasti, Sri Mulyani Sebut RI Masih Harus Hadapi Pandemi di 2021

Kompas.com - 04/11/2020, 17:12 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika melantik pejabat eselon II, III, dan IV Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (29/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika melantik pejabat eselon II, III, dan IV Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pandemi virus corona (Covid-19) masih akan berlanjut hingga tahun depan.

Bendahara Negara itu mengatakan, meski ada upaya untuk penemuan vaksin, namun hingga saat ini keberadaan vaksin masih belum jelas.

Di sisi lain, upaya vaksinasi tahun depan pun belum tentu bisa dilakukan secara serentak dan merata.

"Tahun 2021 itu kita tetap sama karena ternyata sampai akhir tahun walau ada upaya penemuan vaksin itu tidak terjadi secara serentak dan cepat pada awal 2021," ujar Sri Mulyani dalam webinar Simposium Nasional Keuangan Negara (SNKN) 2020 secara virtual, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Burger King Ajak Beli Produk McD hingga KFC, Solidaritas di Tengah Pandemi

Sri Mulyani mengatakan hingga saat ini ada lebih dari 25 vaksin yang sedang diuji coba di seluruh dunia. Namun demikian, proses uji coba memakan waktu yang tidak sedikit lantaran prosesnya yang berlapis-lapis.

"Dari situ ada yang sudah paling depan disebut dengan testing tahap III dan bahkan nanti ada emergency use authorizationnya diberikan oleh badan-badan seperti BPOM sehingga dianggap sudah aman dan akan dilakukan vaksinasi," ujar dia.

Di sisi lain, saat ini banyak negara di dunia yang sedang menghadapi gelombang kedua pandemi.

Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Inggris, Italia, hingga Spanyil yang saat ini menghadapi situasi yang lebih rumit.

Baca juga: Survei APPI: Wanita Lebih Aktif Berbelanja Online Selama Pandemi Covid-19

Pasalnya, banyak pelaku usaha yang tak lagi mau menutup kembali usaha mereka dan menyebabkan masalah dari segi sosial, ekonomi, hingga politik.

"Jadi kita jangan underestimate bahwa tantangan ini masih harus kita hadapi dan kelola sama-sama, APBN akan terus jalankan fungsinya," ujar Sri Mulyani.

"Tapi semua pihak harus benar-benar ikut menjaga supaya masalah awalnya yaitu pandemi tetap bisa terjaga dan terkendali," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X