Hadapi Resesi, Pemerintah Diminta Perluas Akses Pasar UMKM

Kompas.com - 04/11/2020, 20:07 WIB
Ilustrasi UMKM KOMPAS/IDHA SARASWATI WAHYU SEJATIIlustrasi UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menilai pemerintah harus segera menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapi resesi ekonomi.

Pria yang juga menjabat Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, pemerintah harus menyiapkan strategi demi menghadapi resesi ekonomi.

“Permasalahan Resesi adalah tentang bagaimana kita menghadapinya. Jadi resesinya bukan untuk dibesar besarkan tapi disiapkan langkah lamgkah kebijakannya,” ujar Eddy dalam webinar, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Tak Terpengaruh Resesi, Realisasi Investasi Belanda di RI Capai 500 Juta Dollar AS

Salah satu caranya, lanjut Eddy, yakni memperkuat sektor UMKM. Sebab, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian suatu bangsa.

“Caranya adalah dengan membantu akses pasar UMKM lebih luas baik di tingkat lokal maupun jika bisa sampai ke tingkat internasional,” kata dia.

Bentuk dukungan pemerintah kepada sektor UMKM misalnya dengan cara menempatkan produk UMKM di jaringan ritel nasional maupun internasional. Semakin luas akses pasar, semakin kuat UMKM bertahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

“Yang harus diantisipasi dan disiapkan adalah What Next, menghadapi 2021 nanti dimana Covid-19 masih di sekitar kita. Kami dari PAN meminta agar Paket Stimulus diteruskan untuk membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan ekonomi,” ungkapnya.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Akan Diumumkan Besok, Apakah Sudah Pasti Resesi?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X