Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Diramalkan Kembali Negatif, Indonesia Resesi?

Kompas.com - 05/11/2020, 06:30 WIB
Ilustrasi resesi shutterstock.comIlustrasi resesi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini Badan Pusat Statistik (BPS) bakal merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020.

Pengumuman laju pertumbuhan ekonomi pada periode yang berakhir di September 2020 ini memang telah ditunggu banyak pihak.

Sebab, data kuartal III-2020 merupakan penentu Indonesia resmi masuk ke jurang resesi atau tidak.

Secara teoritis, salah satu indikator yang menandakan suatu negara dikatakan resesi adalah, realisasi pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut berada di level negatif.

Baca juga: Hadapi Resesi, Pemerintah Diminta Perluas Akses Pasar UMKM

Sebagaimana diketahui, pada kuartal II-2020, produk domestik bruto (PDB) tumbuh negatif 5,32 persen secara tahunan, akibat dampak negatif dari pandemi Covid-19.

Dengan demikian, apabila pada kuartal III-2020, PDB yang digunakan BPS sebagai indikator laju pertumbuhan ekonomi kembali tumbuh negatif, maka perekonomian Indonesia sudah dapat dikatakan memasuki resesi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ramalan Jokowi hingga Sri Mulyani

Pemerintah telah beberapa kali menyinggung kinerja perekonomian di kuartal III tahun ini. Presiden Joko Widodo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, hingga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 bakal kembali negatif.

Hanya saja, realisasi pertumbuhan ekonomi bakal lebih baik jika dibandingkan kuartal II yang lalu.

Presiden Jokowi menyampaikan pada kuartal III diperkirakan pertumbuhan ekonomi bakal kembali mengalami kontraksi, yakni sebesar 3 persen.

"Di kuartal ketiga ini juga mungkin sehari, dua hari, tiga hari akan diumumkan BPS juga masih berada di minus, perkiraan kita masih di angka minus 3 naik sedikit," kata Jokowi, dikutip melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.