Pemulihan Ekonomi, Mendag Gandeng Pengusaha Mal Dorong Penjualan UMKM

Kompas.com - 05/11/2020, 13:06 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020) DOK. Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) bekerja sama meningkatkan penjualan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

Keduanya menggelar pameran In Store Promotion di pusat perbelanjaan (mal) yang diharapkan bisa meningkatkan transaksi pada produk domestik.

"Tujuan penyelenggaraan In Store Promotion ini, untuk mendorong pelaku UMKM agar tetap eksis mempromosikan produknya, sekaligus sebagai upaya pemulihan ekonomi,” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Hadapi Resesi, Pemerintah Diminta Perluas Akses Pasar UMKM

Ia menjelaskan, pandemi Covid-19 sudah memasuki bulan ke-8 sejak pertama kali diumumkan di Indonesia. Sejak saat itu, Indonesia mengalami tantangan yang serius, bukan hanya dari segi kesehatan, namun juga dari segi ekonomi, terutama bagi para pelaku UMKM.

Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pun telah mengubah pola konsumsi masyarakat, dari yang sebelumnya berbelanja secara offline menjadi online. Hal ini memberikan dampak yang signfikan bagi pusat perbelanjaan karena minat masyarakat untuk berbelanja menurun secara drastis.

Oleh sebab itu diperlukan upaya untuk menjaga pasar dan daya saing produk UMKM sehingga menarik minat masyarakat untuk kembali berbelanja. Ini sekaligus menjadi bagian dari gerakan bangga buatan Indonesia yang digaungkan pemerintah.

"Sehinggga melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing produk UMKM dalam memasarkan produk dan meningkatkan jumlah pengunjung untuk menjaga keberlangsungan pusat perbelanjaan,” kata dia.

Adapun pameran produk UMKM tersebut dilaksanakan di Atrium Gandaria City Mall, Jakarta pada 4-8 November 2020. Pameran In Store Promotion menampilkan produk dari 55 pelaku UMKM pernak-pernik unik yang terpilih dari hasil kurasi Kemendag.

Ketua APPBI Alphonsus Widjaja menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah Kemendag dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi melalui UMKM dan pusat perbelanjaan. Ia memastikan, akan terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah pandemi agar kegiatan ekonomi di mal bisa tetap berjalan.

"APPBI selalu berkomitmen mendukung upaya Kemendag dalam memajukan UMKM Indonesia. Kami akan terus berkomitmen melaksanakan protokol kesehatan secara displin dan konsisten agar para pengunjung dapat berbelanja dengan sehat dan aman,” pungkasnya.

Baca juga: Mau Cairkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta? Ingat Tak Boleh Diwakilkan Lho!



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Whats New
Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

Rilis
10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

Spend Smart
Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Whats New
Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

Rilis
Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Whats New
Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Whats New
Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Rilis
Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Rilis
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

Rilis
Jakarta Dinobatkan Kota Paling Terdampak Bahaya Lingkungan, Ini Saran Susi Pudjiastuti

Jakarta Dinobatkan Kota Paling Terdampak Bahaya Lingkungan, Ini Saran Susi Pudjiastuti

Whats New
Realisasikan Janji Presiden Jokowi, Kementan Salurkan Bantuan Hand Tractor ke Sumba Tengah

Realisasikan Janji Presiden Jokowi, Kementan Salurkan Bantuan Hand Tractor ke Sumba Tengah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X