Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menteri Teten Daulat 10 UMKM Jadi Pahlawan Produk Lokal, Ini Daftarnya

Kompas.com - 05/11/2020, 14:02 WIB
Elsa Catriana,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengumumkan 10 unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang terpilih sebagai Pahlawan Produk Lokal dalam ajang penghargaan UKM Award 2020.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, seluruh UKM penerima penghargaan tersebut adalah sosok-sosok pahlawan produk lokal UKM di daerah masing-masing.

"Seluruh peserta yang terpilih ini adalah sosok-sosok pahlawan produk lokal UKM di daerahnya masing-masing. Dengan terpilihnya ini semua, kami berharap seluruh peserta tidak hanya sebagai pengungkit ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat setempat, tetapi juga bisa mengagregasi dan mempercepat tumbuhnya brand-brand nasional yang mampu bersaing secara global," ujarnya mengutip siaran resminya, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Revolt Industry, Kisah 5 Sekawan Bisnis Kulit Sapi Beromzet Rp 700 Juta

Lebih lanjut Teten menjelaskan, program UKM Award merupakan program yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) sebagai salah satu bagian dalam gerakan Bangga Buatan Indonesia.

Dengan menggunakan tema program UKM Award adalah Pahlawan Produk Lokal, Teten berharap para peserta bisa memaknai pencapaian dari prestasi-prestasi yang dilahirkan oleh para pelaku UKM Indonesia.

"Kami mau pelaku UKM Indonesia yang tetap produktif dan inovatif di masa pandemi. Sehingga, mereka bisa menjadi inspirasi dan kebanggaan bagi bangsa," ungkapnya.

Teten menambahkan, rangkaian UKM Award ini telah dilakukan dari pertengahan September 2020 hingga saat ini. Dimulai dengan kegiatan FGD, sosialisasi, penjaringan proposal dari para peserta, kurasi lokal dan nasional hingga pelaksanaan penjurian.

Total jumlah peserta yang melakukan pendaftaran, tercatat ada sebanyak 832 unit UMKM.

"Lalu setelah semua terdaftar, kemudian kami seleksi dan kami kurasi bersama dengan tim kurator dengan mempertimbangkan persyaratan dan ketentuan, kelengkapan dokumen serta melakukan wawancara," sebutnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran KemenkopUKM Victoria Simanungkalit menjelaskan, dari 176 UKM yang lolos seleksi pada bagian administrasi, dilakukan kurasi skala lokal, sehingga dari seleksi tersebut bisa menghasilkan 100 UKM unggulan dari berbagai sektor usaha dan daerah.

"Dari 100 UKM dilakukan kurasi provinsi menghasilkan 25 UKM," ucap Victoria.

Setelah itu, kurator nasional dan kurator utama melakukan kurasi tahap akhir dengan kriteria penilaian. Antara lain, tujuan dan dampak usaha, model dan strategi bisnis yang dijalankan, segmen pasar sasaran, dan profil pelaku usaha.

Kemudian dilakukan penilaian secara individu oleh kurator nasional dan kurator utama, maka diputuskan 10 UKM sebagai penerima penghargaan UKM Award.

"Dan ada 1 UKM sebagai penerima penghargaan khusus yang berasal dari daerah Perbatasan, Tertinggal dan Terluar," ucap dia.

Berikut kesepuluh UKM yang jadi Pahlawan Produk Lokal tersebut:

1. CV Adi Daya Group (Jawa Tengah).

2. CV Jokopi Indonesia, (Jawa Timur)

3. Koperasi Jasa Noto Wono (D.I Yogyakarta)

4. Koperasi Mandiri Karya Madani (Kulaku Indonesia) dari Sumatera Selatan,

5. PALA Nusantara (Jawa Barat)

6. PT Cloud Hosting Indonesia (Riau),

7. PT Kampung Marketerindo Berdaya (Jawa Tengah)

8. PT Kreasi Karya Raya (Jawa Timur)

9. PT Pavettia Nuansa Alami (Jawa Barat)

10. Virgil Coffee dari Nusa Tenggara Timur

Baca juga: Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com