Indonesia Resesi, Jokowi Dinilai Perlu Reshuffle Kabinet

Kompas.com - 05/11/2020, 14:10 WIB
Ilustrasi resesi shutterstock.comIlustrasi resesi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, Presiden Joko Widodo perlu melakukan reshuffle kabinet untuk merespon terjadinya resesi ekonomi di Indonesia.

Reshuflle tim ekonomi mendesak untuk dilakukan segera, kontraksi ekonomi terjadi karena respon menteri yang kurang cepat, dan inkompeten,” ujar Bhima kepada Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Selain itu, lanjut Bhima, perombakan di kabinet perlu dilakukan dalam rangka penyegaran.

Baca juga: Catat, Ini Tips Mengelola Keuangan Saat Resesi

Menurut dia, diperlukan sosok profesional dalam tim ekonomi Presiden Jokowi.

“Ganti dengan sosok profesional dan memiliki senses of crisis untuk percepat eksekusi stimulus PEN baik daam waktu 2 bulan terakhir maupun tahun 2021,” kata dia.

Bhima menambahkan, selain melakukan reshuffle kabinet, Kepala Negara juga perlu melakukan perombakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Rombak total seluruh program PEN yang pencairannya macet dan konsepnya bermasalah. Sebagai contoh kartu pra kerja, subsidi bunga, dan penempatan dana pemerintah di perbankan,” ungkapnya.

Kemudian, pemerintah juga perlu menaikan anggaran kesehatan di 2021. Indonesia perlu mempersiapkan diri hadapi gelombang kedua Covid-19 dan biaya besar untuk distribusi vaksin.

Lalu, anggaran perlindungan sosial perlu ditambah dan diperluas bagi kelas menengah rentan miskin.

Anggaran yang ada saat ini masih relatif kecil karena secara total anggaran jaminan sosial berada di bawah 3 persen dari PDB.

“Bentuk anggaran perlindungan sosial yang lebih efektif adalah cash transfer karena langsung dibelanjakan untuk konsumsi. Jangan mengulang kesalahan kartu pra kerja dengan mekanisme yang berbelit-belit, dan timpang secara akses digital,” ujar Bhima.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X