Kuartal III Tahun 2020 WOM Finance Cetak Laba Rp 86 Miliar

Kompas.com - 05/11/2020, 17:27 WIB
Direktur PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) Zacharia Susantadiredja saat RUPS WOM Finance di Jakarta pada Kamis (15/3/2018) mengatakan bahwa sekitar 70 persen bisnis perusahaan masih dipusatkan di Jawa. Kompas.com/Josephus PrimusDirektur PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) Zacharia Susantadiredja saat RUPS WOM Finance di Jakarta pada Kamis (15/3/2018) mengatakan bahwa sekitar 70 persen bisnis perusahaan masih dipusatkan di Jawa.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk (WOM Finance) catatkan laba pada kuartal III tahun 2020 sebesar Rp 86 miliar, atau turun dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 156 miliar.

Direktur WOM Finance, Zacharia Susantadiredja menjelaskan, terkoreksinya kinerja perseroan dipengaruhi oleh pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang cukup ketat di sejumlah wilayah di Indonesia pada Kuartal II-2020, sehingga mempengaruhi aktivitas masyarakat.

“Namun untuk keluar dari keterpurukan, kami telah menyiapkan strategi-strategi yang implementasinya akan dimaksimalkan hingga menutup tahun 2020,” kata Zacharia melalui siaran pers, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Ekonom Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal IV 2020 Masih Negatif

Pada kuartal III tahun 2020, perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan kendaraan bermotor sebanyak 98 ribu unit, diproyeksikan akan bertambah hingga akhir tahun 2020.

Sedangkan penyaluran pembiayaan Perseroan hingga Kuartal III-2020 sebesar Rp 1,8 triliun.

Kontribusi terbesar untuk penyaluran pembiayaan tersebut berada pada pembiayaan multiguna jasa MotorKu dan MobilKu sebesar Rp 1,1 triliun dan pembiayaan multiguna barang motor baru dan bekas sebesar Rp 658 miliar.

Sementara itu, rasio keuangan WOM Finance pada Kuartal III 2020 mengalami koreksi akibat dari dampak pandemi Covid-19.

Return on Asset (ROA) sebesar 1,6 persen, Return on Equity (ROE) sebesar 6 persen dan Gearing Ratio terjaga pada 3,5 kali, sedangkan Net Performing Financing (NPF) Nett sebesar 2,8 persen.

Untuk menjaga likuiditas, perseroan melakukan kerjasama dengan perbankan.

Hingga kuartal III 2020, perseroan berhasil mendapatkan fasilitas pendanaan sebesar Rp 2,9 triliun dari Bank Maybank Indonesia dan fasilitas modal kerja dari Bank DBS Indonesia, ada jufa dari Shinhan Bank Indonesia dan Bank Panin Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X