Tingkatkan Pendapatan Nelayan, Menteri Edhy Resmikan Pasar Ikan Modern di Palembang

Kompas.com - 06/11/2020, 16:35 WIB
Menteri KP 2019-2024 Edhy Prabowo Dok. KKPMenteri KP 2019-2024 Edhy Prabowo

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meresmikan Pasar Ikan Modern (PIM) di Palembang, Sumatera Selatan, hari ini, Jumat (6/11/2020).

Pasar ikan tersebut merupakan PIM pertama di luar Pulau Jawa, dan merupakan PIM ketiga setelah PIM Muara Baru Jakarta dan PIM Soreang, Bandung Jawa Barat.

Edhy mengatakan, pembangunan pasar ikan modern salah satunya ditujukan untuk membantu masyarakat nelayan mencari jalan keluar dari ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: RI Perlu Buat Pasar Ikan Internasional, Mengapa?

Pasalnya dengan didirikannya pasar ikan modern, nelayan akan mendapat akses mudah untuk memasarkan ikannya. Pasar ikan modern pun mampu mendekatkan hasil tangkap nelayan kepada masyarakat dalam kondisi yang segar, sehat, dan aman.

"Diharapkan pasar ikan menjadi tempat UMKM bisa usaha secara nyaman. Pasar ikan modern diharapkan bisa menjadi jembatan kepada masyarakat nelayan, pedagang, dan masyarakat konsumen," kata Edhy dalam Peresmian Pasar Ikan Modern secara virtual, Jumat (6/11/2020).

Edhy menyebut, mudahnya masyarakat memperoleh ikan mampu meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang.

Memang, pasar tersebut didirikan untuk meningkatkan angka konsumsi ikan masyarakat Sumsel yang baru mencapai 44,36 kg/kapita pada 2019. Angka tersebut berada dibawah angka konsumsi ikan nasional yang mencapai 54,49 kg/kapita.

"Kita tahu makanan utama masyarakat Palembang selain nasi adalah ikan. Ikan merupakan menu di meja kita, selalu ada dalam setiap makanan dan jajajan, salah satunya pempek. Kalau memang dirasa perlu dibangun pasar ikan lagi di Palembang, Sulsel, kita siap," ucap Edhy.

Sebagai informasi, PIM ini terletak di Jalan P. Mangkunegara, 8 Ilir, Kec. Ilir Timur II. Pasar ini menempati lahan seluas 9.319 m2 yang terdiri dari 2 lantai dengan total luas bangunan 6.348 m2.

Baca juga: Pasokan dari Lumbung Ikan Nasional Diharapkan Bisa Atasi Gizi Buruk

Adapun fasilitas di PIM terdiri dari lapak ikan hidup, segar dan olahan sebanyak 154 unit, foodcourt 10 unit, coldstorage berkapasitas 15 ton 1 unit, ice flake machine kapasitas 1,5 ton/hari sebanyak 1 unit, tempat bongkar muat, IPAL, serta fasilitas penunjang berupa kantor pengelola, ruang promosi, ruang kesehatan dan mushola.

Saat ini, jumlah pedagang yang memanfaatkan PIM Palembang sebanyak 164 orang yang terdiri dari pedagang ikan segar, ikan hidup, restoran/kuliner dan komplimenter. Namun saat pandemi masih berlangsung, kapasitas pasar ikan akan dibatasi, hanya 1/3 dari kapasitas normal.

Nantinya jika pandemi sudah berlalu, akan makin banyak pedagang yang difasilitasi berjualan di pasar ikan modern.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telkom Ajak Masyarakat Jadi Agen Digital Berpenghasilan hingga Jutaan Rupiah, Simak Caranya

Telkom Ajak Masyarakat Jadi Agen Digital Berpenghasilan hingga Jutaan Rupiah, Simak Caranya

Work Smart
Amankan Ketersedian Pangan hingga Lebaran, Kementan Intervensi Distribusi dan Stok

Amankan Ketersedian Pangan hingga Lebaran, Kementan Intervensi Distribusi dan Stok

Rilis
Berapa Kenaikan Tagihan Listrik Rumah Tangga Per Bulan Mulai 1 Juli?

Berapa Kenaikan Tagihan Listrik Rumah Tangga Per Bulan Mulai 1 Juli?

Whats New
 Alibaba Didenda Pemerintah China, Kekayaan Jack Ma Malah Melonjak Rp 33,35 Triliun

Alibaba Didenda Pemerintah China, Kekayaan Jack Ma Malah Melonjak Rp 33,35 Triliun

Whats New
Kementan Jamin Ketersediaan Pangan Aman Selama Puasa dan Lebaran

Kementan Jamin Ketersediaan Pangan Aman Selama Puasa dan Lebaran

Rilis
OJK Sebut Masih Banyak yang Terbuai Investasi Bodong dengan Iming-iming Bunga Tinggi

OJK Sebut Masih Banyak yang Terbuai Investasi Bodong dengan Iming-iming Bunga Tinggi

Whats New
Tambah Produk Investasi, UOB Asset Management Kerja Sama dengan Tanamduit

Tambah Produk Investasi, UOB Asset Management Kerja Sama dengan Tanamduit

Rilis
Genap 80 Tahun, OCBC Terus Dorong Pengembangan UMKM

Genap 80 Tahun, OCBC Terus Dorong Pengembangan UMKM

Whats New
Larangan Mudik 2021, Sandiaga: Destinasi Wisata Lokal Akan Dapat Limpahan Kunjungan

Larangan Mudik 2021, Sandiaga: Destinasi Wisata Lokal Akan Dapat Limpahan Kunjungan

Whats New
Dengan Industri 4.0, Pemerintah Yakin Indonesia Masuk 10 Besar Negara Ekonomi Terkuat

Dengan Industri 4.0, Pemerintah Yakin Indonesia Masuk 10 Besar Negara Ekonomi Terkuat

Whats New
Ini Skema Penghitungan THR Lebaran 2021

Ini Skema Penghitungan THR Lebaran 2021

Whats New
Awal Perdagangan Hari Pertama Puasa,  IHSG dan Rupiah Melemah

Awal Perdagangan Hari Pertama Puasa, IHSG dan Rupiah Melemah

Whats New
Turun Rp 2.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Turun Rp 2.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Whats New
2 Hari Lagi Hangus, Peserta Prakerja Gelombang 14 Buruan Beli Pelatihan Pertama!

2 Hari Lagi Hangus, Peserta Prakerja Gelombang 14 Buruan Beli Pelatihan Pertama!

Whats New
Bisnis Kebutuhan Muslim di Indonesia Tak Gentar Lawan Pandemi

Bisnis Kebutuhan Muslim di Indonesia Tak Gentar Lawan Pandemi

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X