CIMB Niaga Catat Laba Bersih Rp 1,9 Triliun pada Kuartal III-2020

Kompas.com - 06/11/2020, 21:04 WIB
Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan dan Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan di Tangerang Selatan, Sabtu (16/2/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAPresiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan dan Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan di Tangerang Selatan, Sabtu (16/2/2019).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatatkan laba bersih konsolidasi pada kuartal III-2020 sebesar Rp 1,9 triliun atau turun dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 2,68 triliun.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, menyusul berbagai program stimulus dari pemerintah dan bank sentral, serta adanya relaksasi untuk mengatasi dampak Covid-19 di dalam negeri pada kuartal ketiga 2020, indikator ekonomi menunjukkan sejumlah tanda perbaikan.

“Meski demikian, prospek pemulihan ekonomi masih menantang. Dalam masa ini, kami berkomitmen terus mendukung karyawan, nasabah, dan masyarakat untuk menghadapi kondisi ini secara bersama-sama,” kata Tigor melalui siaran pers, Jumat (6/11/2020).

Tigor menambahkan, perseroan memprioritaskan untuk meminimalisasi dampak yang kurang baik bagi nasabah, dan senantiasa membantu pemulihan bisnis secara keseluruhan melalui program bantuan dan dukungan likuiditas tambahan.

Baca juga: Mengintip Peluang Bisnis Sepeda Tahun Depan

“Likuiditas, kualitas aset, dan manajemen biaya tetap menjadi fokus utama kami, dengan menerapkan prinsip kehati-hatian secara ketat untuk memastikan tingkat modal dan biaya pencadangan yang baik dalam mengantisipasi tantangan keuangan dan perekonomian ke depan,” ucap dia.

Adapun Capital Adequacy Ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat 20,88 persen per kuartal III tahun 2020, dengan total aset mencapai Rp 281,7 triliun. Total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 211,9 triliun dengan rasio CASA sebesar 60,31 persen.

Perseroan juga menyalurkan kredit sebesar Rp 180,9 triliun, yang dikontribusikan oleh bisnis Consumer Banking yang tumbuh 4,1 secara tahunan. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tumbuh 7,9 YoY, sementara Kredit Pemilikan Mobil (KPM) meningkat sebesar 7 per secara tahunan.

Di segmen perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga mencatatkan total pembiayaan mencapai Rp 32,6 triliun atau tumbuh 4,7 persen secara tahunan dan DPK sebesar Rp 35,1 triliun tumbuh 32 persen secara tahunan per 30 September 2020.

CIMB Niaga terus mengembangkan produk-produk berbasis digital untuk melengkapi layanan. Kuartal III tahun 2020, transaksi nasabah melalui layanan digital banking seperti OCTO Mobile, OCTO Clicks, Automated Teller Machines (ATM), dan Rekening Ponsel tumbuh 93,7 persen.

Baca juga: Perangkat Desa Bisa Dapat Subsidi Gaji



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X