BLT Rp 200.000 Cair Tahun Depan, Ini Cara Cek Penerimanya

Kompas.com - 08/11/2020, 07:30 WIB
Ilustrasi uang KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi uang

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menilai dampak pandemi Covid-19 belum sepenuhnya mereda pada tahun 2021. Melalui Kementerian Sosial (Kemensos), pemerintah masih akan melanjutkan penyaluran bansos khusus berupa Bansos Tunai (BST) untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara memastikan, Kemensos akan melanjutkan program BST bagi masyarakat terdampak pandemi pada tahun 2021.

“BST akan dilanjutkan selama enam bulan yakni dalam periode Januari-Juni 2021. Sasaran program akan meliputi 34 provinsi atau seluruh provinsi di Indonesia, jadi termasuk DKI Jakarta,” kata Ari dalam keterangan resminya seperti dikutip pada Minggu (8/11/2020).

BST tahun 2021 akan menjangkau 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan indeks Rp 200.000/KPM/bulan. Untuk mendukung program tersebut, Kemensos mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12 triliun.

Baca juga: Pantau Rekening, BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 Sudah Mulai Dicairkan

Ari mengakui, program bansos pada tahun 2021 tidak akan semasif tahun ini. Pemerintah akan lebih fokus pada program-program pemulihan perekonomian dan vaksinasi Covid-19 secara bertahap dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Rencananya bansos tahun depan tidak semasif tahun ini. Karena fokus daripada pemerintah sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo adalah pemulihan kegiatan ekonomi dan bagaimana kita mengadakan vaksin,” kata Ari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengecek daftar penerima BLT, bisa dilakukan di laman https://dtks.kemensos.go.id/.

Berikut cara cek penerima BLT Bansos BST Rp 200.000:

Baca juga: Panduan Cek Penerima BPUM UMKM BRI via Eform

  • Buka laman https://dtks.kemensos.go.id/
  • Di bagian kiri atas terdapat kolom untuk pengecekan penerima BLT BST
  • Pilih ID atau identitas yang digunakan, pilih salah satu yang akan digunakan yakni NIK, ID DTKS, atau nomor PBI BPJS Kesehatan
  • Masukan NIK
  • Masukan nama sesuai KTP
  • Masukan kode captcha yang tampil di layar
  • Klik tombol "Cari"
  • Setelah itu akan muncul apakah pemilik identitas NIK yang dimasukan menjadi penerima BLT atau tidak

Sementara itu menurut Ari, bansos lain seperti Bansos Sembako (BSS), Bansos Beras (BSB), dan lain-lain, untuk sementara tidak akan dilanjutkan tahun depan.

Namun dia mengatakan, hal ini sifatnya masih sementara dan fleksibel tergantung situasi tahun depan, dan keputusan Presiden.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.