Mendag: Surplus Neraca Perdagangan September 2020 Tertinggi Sejak 2012

Kompas.com - 09/11/2020, 20:03 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meresmikan pos ukur ulang emas pertama Indonesia yang berlokasi di Kelurahan Kranggan, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (15/2020). Dok. Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto meresmikan pos ukur ulang emas pertama Indonesia yang berlokasi di Kelurahan Kranggan, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (15/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengklaim, kinerja neraca perdagangan Indonesia sepanjang pandemi menjadi yang tertinggi sejak tahun 2012.

Secara kumulatif, sepanjang Januari-September 2020 mencapai 13,51 miliar dollar AS. Nilai itu melampaui surplus neraca perdagangan seluruh tahun 2017 yang sebesar 11,84 miliar dollar AS.

"Memang neraca perdagangan melampaui keseluruhan dari tahun 2017 dan merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2012,” ujarnya dalam konferensi pers virtual terkait dampak Covid-19, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Manfaatkan Biden Effect, Investor Bisa Panen Cuan di Perdagangan Emas

Ia menjelaskan, produk yang menjadi penyumbang terbesar terhadap kinerja neraca dagang yakni besi dan baja, lemak dan minyak hewan/nabati, kendaraan dan beserta part-nya , mesin dan perlengakapan elektrik, plastik dan barang plastik.

Kelima kategori produk tersebut memiliki pangsa ekspor sebesar 34,02 persen dari total ekspor non migas Indonesia yang sebesar 14,01 miliar dollar AS di September 2020.

"Dan secara kumulatif mengalami peningkatan nilai ekspor sebesar 0,7 miliar dollar AS," imbuh dia.

Adapun peningkatan kinerja ekspor di dorong permintaan dari China dan Malaysia akan produk baja, seiring pulihnya perekonomian di kedua negara itu. Selain itu, di dorong naiknya permintaan minyak kelapa sawit (CPO) oleh China.

Menurut Agus, capaian kinerja perdagangaan Indonesia saat ini mencerminkan laju perekonomian dalam negeri semakin membaik ditengah tekanan pandemi Covid-19. Sehingga diharapkan ini bisa mendorong para pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor.

"Hal-hal ini menjadi faktor yang menopang neraca dagang, dan sekaligus merupakan sinyal positif bagi kita," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OJK Diminta Pidanakan Fintech yang Teror Guru TK di Malang

OJK Diminta Pidanakan Fintech yang Teror Guru TK di Malang

Whats New
BEI Kantongi 25 Calon Emiten, Termasuk GoTo?

BEI Kantongi 25 Calon Emiten, Termasuk GoTo?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Tip Memilh Buku Bacaan yang Tepat untuk Anak hingga Cerita Silat Kho Ping Hoo, Sarana Belajar dan Bikin Kecanduan

[KURASI KOMPASIANA] Tip Memilh Buku Bacaan yang Tepat untuk Anak hingga Cerita Silat Kho Ping Hoo, Sarana Belajar dan Bikin Kecanduan

Rilis
Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Catat 301.000 Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Catat 301.000 Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Whats New
Kemenaker Baru Tindaklanjuti 444 Pengaduan terkait Pembayaran THR

Kemenaker Baru Tindaklanjuti 444 Pengaduan terkait Pembayaran THR

Whats New
3 Alasan Milenial Perlu Punya Asuransi

3 Alasan Milenial Perlu Punya Asuransi

Spend Smart
Jangan Lupa, Ini Persyaratan agar Simpanan Bank Dijamin LPS

Jangan Lupa, Ini Persyaratan agar Simpanan Bank Dijamin LPS

Whats New
[TREN LYFE KOMPASIANA] Ingin Menikah Muda, Paling Tidak Persiapkan 3 Hal Ini | Mengatasi Tiga Masalah dalam Krisis Usia 25 Tahun | 'Mindfulness' dan Kesediaan Kita Melambat dalam Hening

[TREN LYFE KOMPASIANA] Ingin Menikah Muda, Paling Tidak Persiapkan 3 Hal Ini | Mengatasi Tiga Masalah dalam Krisis Usia 25 Tahun | "Mindfulness" dan Kesediaan Kita Melambat dalam Hening

Rilis
Sandiaga Uno Setuju Tempat Wisata Ditutup jika Tak Patuh Protokol Kesehatan

Sandiaga Uno Setuju Tempat Wisata Ditutup jika Tak Patuh Protokol Kesehatan

Whats New
Sekali Lagi tentang National Space Agency

Sekali Lagi tentang National Space Agency

Whats New
Kemenkeu Bakal Naikkan PPN, Sandiaga Uno: Timing-nya Belum Tepat

Kemenkeu Bakal Naikkan PPN, Sandiaga Uno: Timing-nya Belum Tepat

Whats New
Cara Buka Rekening TMRW UOB Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening TMRW UOB Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Tingkat Efikasi Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong

Tingkat Efikasi Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong

Whats New
Berkat Embung, Stok Pangan di Desa Pandulangan, Hulu Sungai Aman dan Terjaga Selama Lebaran

Berkat Embung, Stok Pangan di Desa Pandulangan, Hulu Sungai Aman dan Terjaga Selama Lebaran

Rilis
Peran Perempuan Hingga Nasib Pelaut Jadi Sorotan Forum APHoMSA ke-21

Peran Perempuan Hingga Nasib Pelaut Jadi Sorotan Forum APHoMSA ke-21

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X