Saham-saham "WFH" Anjlok Setelah Ada Kabar Baik soal Vaksin Covid-19, Kok Bisa?

Kompas.com - 10/11/2020, 10:39 WIB
Ilustrasi vaksin corona, uji coba vaksin Oxford, Inggris, kembali dilanjukan setelah sepekan dihentikan karena salah satu relawan sakit. SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin corona, uji coba vaksin Oxford, Inggris, kembali dilanjukan setelah sepekan dihentikan karena salah satu relawan sakit.

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga saham platform video onference, Zoom merosot pada perdagangan Senin (10/11/2020) waktu setempat. Pasalnya, saham-saham dari perusahaan yang diuntungkan oleh pandemi virus corona (Covid-19) kian kehilangan daya tariknya usai rilis data vaksin Covid-19 yang menunjukkan hasil positif.

Dikutip dari CNBC, harga saham Zoom Video merosot 17,4 persen pada penutupan perdagangan. Sementara beberapa saham lain yang diuntungkan oleh kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bernasib serupa. Seperti saham Amazon dan Netflix yang merosot masing-masing 5,1 persen dan 8,6 persen. Sementara harga saham Teladoc Health merosot 13,7 persen dan Shopify tertekan 13,6 persen.

Kinerja harga saham teknologi tertekan lantaran Pfizer dan BioNTech baru saja melaporkan kandidat vaksin Covid-19 mereka menunjukkan tingkat kemanjuran hingga 90 persen untuk mencegah infeksi dalam sebuah uji tingkat akhir.

Baca juga: IHSG Masih Punya Nafas untuk Mendaki? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Sebelumnya, para ilmuwan berharap setidaknya vaksin Covid-19 dapat efektif mencegah penularan di tingkat 75 persen. Sementara penasihat Gedung Putih untuk virus corona Dr Anthony Faucy menilai vaksin dengan tingkat efektivitas 50 persen hingga 60 persen bisa diterima.

"Kami pikir kami sudah bisa melihat cahaya di ujung terowongan," ujar pimpinan dan CEO Pfizer Albert Bourla.

Untuk diketahui, selama pandemi investor ramai-ramai mengumpulkan saham untuk perusahaan seperti Zoom, Amazon, Netflix, Teladoc dan Shopify. Pasalnya, di masa pandemi masyarakat memiliki kecenderungan untuk melakkukan berbagai kegiatan mereka di rumah.

Sebelum perdagangan Senin, harga saham Zoom meroket hingga 635 persen sepanjang tahun 2020, sementara harga saham Amazon dan Netflix masing-masing melejit hingga 79,2 persen dan 51,9 persen di tahun 2020. Di sisi lain, harga saham Teladoc melonjak di kisaran 146,2 persen dan Shopify 162,8 persen sepanjang tahun ini.

Sementara itu, investor mulai beralih dari saham-saham tersebut ke perusahaan-perusahaan yang bakal diuntungkan bila perekonomian akan dibuk kembali.

Harga saham Bank of America melonjak 14,2 persen sementara JPMorgan Chase 13,5 persen pada penutupan perdagangan. Sementara operator kapal pesiar seperti Carnoval COrp dan Norwegian Cruise pun menguat masing-masing 39,3 persen dan 26,8 persen. Royal Caribbean juga menguat 28,8 persen pdaa perdagangan Senin. American Airlines pun melonjak lebih dari 15 persen.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Diumumkan 90 Persen Efektif, Indeks Dow Melonjak Lebih dari 800 Poin



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X