Kompas.com - 10/11/2020, 14:21 WIB
Ilustrasi Jiwasraya KONTAN/Cheppy A. MuchlisIlustrasi Jiwasraya

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengantongi dana senilai Rp 2,1 triliun dari penjualan Cilandak Town Square (Citos) Mall. Tersisa Rp 100 miliar yang belum dibayarkan oleh PT Bahana Pembiayaan Usaha Indonesia (BPUI) atau IFG sebagai pembeli Citos.

Diperkirakan transaksi penjualan itu rampung pada awal 2022 setelah seluruh persyaratan dan proses administrasi dilengkapi. Dengan begitu, total penjualan Citos mencapai Rp 2,2 triliun.

"Masih ada Rp 100 miliar yang harus dilunasi BPUI pada saat nanti ditandatangani akta jual beli," kata Sekretaris Perusahaan Jiwasraya Kompyang Wibisana, sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: IFG Tunggu Hasil Restrukturisasi Polis Jiwasraya

Ia menjelaskan, penjualan Citos telah dimulai sejak tahun lalu, di mana perusahaan BUMN karya menjadi pembeli pertama. Setelah itu, BPUI ikut bergabung pada tahun ini dan menjadi salah satu pembeli Citos.

Adapun pembayaran Citos dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, hasil penjualan Citos dibayarkan Rp 1,4 triliun pada 2018 dan transaksi kedua pada Maret 2020 senilai Rp 700 miliar, sekitar Rp 470 miliar digunakan untuk bayar polis asuransi tradisional.

"Dana Rp 2,1 triliun hasil Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Citos digunakan untuk membayar bunga atas roll over produk Saving Plan dan berkala bulanan produk anuitas para pensiunan," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika dirinci, dana tahap pertama digunakan untuk bayar Polis Saving Plan pada tahun 2019 dan awal 2020. Baru dilanjutkan, pembayaran anuitas berkala bagi para pensiunan menggunakan dana tahap kedua penjualan Citos.

Sementara dana penjualan tahap ketiga akan dibayar pada 2022 senilai Rp 100 miliar. Namun belum bisa dipastikan, dana hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk polis Saving Plan atau tradisional.

Baca juga: Ini Langkah yang Disiapkan Jiwasraya dalam Penyelamatan Polis Nasabah

"Harus sama rata, tidak boleh hanya tradisional. Jadi belum ditentukan peruntukkannya karena kami fokus untuk persiapan proses penyelamatan polis," tutupnya.

Seperti diketahui, penjualan Citos merupakan bagian upaya penyelamatan Jiwasraya. Ini tidak lepas, kondisi keuangan perusahaan yang kian sulit akibat kesalahan dalam pengelolaan investasi saham dan reksadana.

Pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Jakarta Selatan dibeli oleh Konsorsium BUMN Karya dan BPUI.

BUMN karya itu meliputi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT PP (Persero) Tbk.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Jual Citos, Jiwasraya dapat Rp 2,1 T untuk bayar polis tradisional dan saving plan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.