Imbas Kemacetan di Bandara Soekarno-Hatta, Penerbangan Lion Air Sempat Delay Lebih Dari 1 Jam

Kompas.com - 10/11/2020, 15:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Imbas dari kemacetan yang terjadi di akses tol menuju Bandara Soekarno-Hatta pagi hari ini, Selasa (10/11/2020), penerbangan yang dioperasikan oleh Lion Air dan Batik Air mengalami keterlambatan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, pada periode pukul 04.00 - 12.00 WIB hari ini, terdapat 17 penerbangan Lion Air dan 26 penerbangan Batik Air.

Dari periode penerbangan tersebut, rata-rata keberangkatan Lion Air terlambat 72 menit, sementara Batik Air terlambat 62 menit.

Baca juga: Bos Lion Air Mau Luncurkan Maskapai Baru di Indonesia

"(Keterlambatan) dikarenakan menunggu sejumlah penumpang," ujar Danang dalam keterangan tertulis, Selasa (10/11/2020).

Lebih lanjut Danang menjabarkan, ke-17 penerbangan yang mengalami keterlambatan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta terdiri dari 2 kali tujuan Makassar, 1 kali tujuan Kualanamu, 2 kali tujuan Lombok, 2 kali Balikpapan, 2 kali Surabaya, 3 kali tujuan Pontianak, 1 kali tujuan Tanjung Pinang, 1 kali tujuan Tanjung Pandan, 1 kali tujuan Pekanbaru, 1 kali tujuan Padang, dan 1 kali tujuan Pangkalpinang.

Sementara penerbangan Batik Air terdiri dari 2 kali tujuan Manado, 2 kali tujuan Denpasar, 3 kali tujuan Makassar, 2 kali tujuan Palembang, 2 kali tujuan Surabaya, 3 kali tujuan Kualanamu, 1 kali tujuan Palangkaraya.

Baca juga: Akses ke Bandara Soekarno-Hatta Macet, 9 Penerbangan Sriwijaya Air Delay

Kemudian 1 kali tujuan Semarang, 1 kali tujuan Samarinda, 1 kali tujuan Yogyakarta Kulonprogo, 1 kali tujuan Silangit Danau Toba, 1 kali tujuan Pangkalpinang, 1 kali tujuan Labuan Bajo, 1 kali tujuan Banyuwangi, 1 kali tujuan Pekanbaru, 1 kali tujuan Solo, 1 kali tujuan Balikpapan, dan 1 kali tujuan Batam.

Merespon adanya kemacetan yang terjadi pagi hari ini, Danang menyebutkan, pihaknya siap memberikan kompensasi kepada penumpang penerbangan yang terlambat, berupa pembebasan biaya perubahan jadwal atau reschedule.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Soroti Kenaikan Nilai Ekspor Tidak Disertai Peningkatan Volume yang Signifikan

BPS Soroti Kenaikan Nilai Ekspor Tidak Disertai Peningkatan Volume yang Signifikan

Whats New
Sudah 620.000 Kendaraan Daftar MyPertamina, Mayoritas Pengguna Pertalite

Sudah 620.000 Kendaraan Daftar MyPertamina, Mayoritas Pengguna Pertalite

Whats New
IHSG Ditutup Melemah 0,5 Persen ke 7.093,28

IHSG Ditutup Melemah 0,5 Persen ke 7.093,28

Whats New
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,5 Persen, 1 Dollar AS Setara Rp 14.742

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,5 Persen, 1 Dollar AS Setara Rp 14.742

Whats New
Erick Thohir Wanti-wanti soal Ancaman Krisis Pangan

Erick Thohir Wanti-wanti soal Ancaman Krisis Pangan

Whats New
Syarat Naik Pesawat Terbaru Berlaku 11 Agustus: Belum Vaksin Booster Wajib Tes PCR

Syarat Naik Pesawat Terbaru Berlaku 11 Agustus: Belum Vaksin Booster Wajib Tes PCR

Whats New
RUU P2SK Dinilai Jadi Harapan Baru bagi Unit Usaha Syariah

RUU P2SK Dinilai Jadi Harapan Baru bagi Unit Usaha Syariah

Whats New
Kiat Berani Berkomunikasi dengan Atasan

Kiat Berani Berkomunikasi dengan Atasan

Whats New
Kebutuhan Rumah Masih Tinggi, Ini 6 Rekomendasi agar Pemerintah Kurangi 'Backlog'

Kebutuhan Rumah Masih Tinggi, Ini 6 Rekomendasi agar Pemerintah Kurangi "Backlog"

Whats New
PKWT adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Begini Penjelasannya

PKWT adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Begini Penjelasannya

Work Smart
Utang Luar Negeri RI di Kuartal II 2022 Kembali Turun, Kini Jadi 403 Miliar Dollar AS

Utang Luar Negeri RI di Kuartal II 2022 Kembali Turun, Kini Jadi 403 Miliar Dollar AS

Whats New
Efektifkan Revisi Perpres 191 Tekan Konsumsi Pertalite-Solar yang Kuotanya Kian Menipis?

Efektifkan Revisi Perpres 191 Tekan Konsumsi Pertalite-Solar yang Kuotanya Kian Menipis?

Whats New
Kuota BBM Subsidi Menipis, Pertamina Bakal Batasi Pembelian?

Kuota BBM Subsidi Menipis, Pertamina Bakal Batasi Pembelian?

Whats New
Kenaikan Tarif Ojol Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk  Persiapan dan Sosialisasi ke Pengguna dan Driver

Kenaikan Tarif Ojol Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Persiapan dan Sosialisasi ke Pengguna dan Driver

Whats New
Karyawannya Diancam UU ITE oleh Konsumen, Alfamart Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum

Karyawannya Diancam UU ITE oleh Konsumen, Alfamart Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.