Kompas.com - 10/11/2020, 16:08 WIB
Ilustrasi proyek pembangunan Meikarta. Dok. MeikartaIlustrasi proyek pembangunan Meikarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), pengembang megaproyek properti Meikarta, resmi ditetapkan dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPU-S).

Berdasarkan putusan sela dalam laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, MSU ditetapkan dalam keadaan PKPU pada sidang perkara yang berlangsung Senin (9/11/2020).

Perkara PKPU MSU diajukan oleh kreditornya PT Graha Megah Tritunggal ke Pengadilan Niaga di PN Jakarta Pusat pada Selasa, 6 Oktober 2020.

Baca juga: Luhut: Kami Tak Mau Kasus Meikarta Terulang

"Menetapkan Termohon PKPU atau PT Mahkota Sentosa Utama dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara dengan segala akibat hukumnya untuk paling lama 40 hari terhitung sejak putusan a quo diucapkan," tulis PN Jakarta Pusat dikutip pada Selasa (10/11/2020).

Adapun gugatan yang dilayangkan Graha Megah Tritunggal dengan menggandeng kuasa hukum Erlangga Rekayasa tersebut terdaftar dalam nomor perkara 328/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst.

Pada sidang perkara kemarin, diputuskan pula Tim Pengurus untuk perkara PKPU ini oleh PN Jakarta Pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Meikarta Targetkan Penjualan 1.250 Unit Hunian Pada 2020

 

Tim tersebut terdiri dari Imran Nating, Muhamad Arifudin, Herlin Susanto, dan Hervan Dewan Tara, yang merupakan kurator dan pengurus terdaftar.

Selanjutnya, Tim Pengurus diperintahkan untuk memanggil debitur dan para kreditur yang dikenal dengan surat tercatat atau melalui kurir untuk menghadap pada sidang berikutnya.

Rencananya, sidang berikutnya berlangsung pada Jumat, 18 Desember 2020, pukul 09.00 WIB bertempat di ruang sidang Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.