Kompas.com - 10/11/2020, 18:15 WIB
Ilustrasi asuransi. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi asuransi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penetrasi asuransi syariah di Indonesia berpotensi besar lantaran 80 persen penduduknya beragama Islam. Bahkan, sekitar 13-15 persen penduduk muslim dunia ada di Indonesia.

Namun saat ini, penetrasi asuransi syariah belum berkembang seperti asuransi konvensional. Banyak masyarakat yang masih awam mengenai bedanya asuransi syariah dengan asuransi konvensional.

Deputi Direktur Industri Keuangan Non Bank Syariah, Otoritas Jasa Keuangan, Rina C. Yuliani mengatakan, ada beberapa perbedaan asuransi syariah dengan asuransi konvensional. Perbedaan ini kebanyakan mengikuti syariat sehingga manfaatnya lebih banyak.

"Berasuransi artinya mengurangi beban dari satu risiko, mengurangi beban finansial terkait risiko. Ini sejalan dengan konsep tawakkal, yakni dalam ajaran Islam kita perlu melakukan upaya-upaya, berusaha dulu, sebelum berserah diri," kata Rina dalam Kompas Talks dengan Manulife "Proteksi Diri Syariah untuk Semua" secara virtual, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Sri Mulyani Minta Semua Pihak Dukung Implementasi UU Cipta Kerja

Rina menuturkan, dalam asuransi syariah, ada 2 akad, yakni akad ijarah (jual beli) dan akad tabarru' (dana sosial).

Akad ijarah artinya calon pemegang polis melakukan jual beli dengan perusahaan asuransi. Sementara akad tabarru' adalah penggunaan dana peserta, yakni dana tabarru' untuk tolong-menolong bisa ada salah satu peserta tertimpa suatu risiko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan dalam asuransi konvensional, akad yang terjadi adalah akad bisnis atau akad jual-beli saja.

"Ada konsep kebersamaannya, saling berjanji sesama peserta untuk menghibahkan sejumlah uang jika di antara para pemegang polis yang mengalami musibah. Akan dibayarkan sejumlah uang hasil iuran. Bukan premi, tapi kontribusi," ujar Rina.

Berbeda dengan asuransi konvensional di mana perusahaan asuransi ditempatkan agar mendapat keuntungan maksimal, asuransi syariah menempatkan perusahaan hanya untuk mengelola dana tanpa hak memiliki.

"Ketika mereka (perusahaan) mengelola risiko dan dana investasi, pemegang polis cukup berkontribusi iuran," sebut Rina.

Baca juga: Kemenaker Minta Layanan BPJS Ketenagakerjaan Lebih Mudah Diakses

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjualan Asuransi Unit Link Diminta Dimoratorium, Ini Kata AAJI

Penjualan Asuransi Unit Link Diminta Dimoratorium, Ini Kata AAJI

Whats New
Miliki 1,1 Juta Bitcoin Senilai Rp 776 Triliun, Inikah Pencipta Bitcoin?

Miliki 1,1 Juta Bitcoin Senilai Rp 776 Triliun, Inikah Pencipta Bitcoin?

Whats New
Kemenhub Minta Dunia Penerbangan Indonesia Antisipasi Cuaca Ekstrem

Kemenhub Minta Dunia Penerbangan Indonesia Antisipasi Cuaca Ekstrem

Whats New
Mulai Besok, Layanan Penukaran Uang Rusak Bisa Lewat Aplikasi Ini

Mulai Besok, Layanan Penukaran Uang Rusak Bisa Lewat Aplikasi Ini

Whats New
Komisi XI DPR Dorong OJK Moratorium Penjualan Asuransi Unit Link

Komisi XI DPR Dorong OJK Moratorium Penjualan Asuransi Unit Link

Whats New
Jadi Inspirasi Perusahaan, Grab Pajang Dua Foto Mitra Difabel Asal Indonesia di Menara NASDAQ

Jadi Inspirasi Perusahaan, Grab Pajang Dua Foto Mitra Difabel Asal Indonesia di Menara NASDAQ

Whats New
Telkom Gandeng Indofarma Kembangkan Ekosistem Kesehatan RI

Telkom Gandeng Indofarma Kembangkan Ekosistem Kesehatan RI

Rilis
Majoo Luncurkan Majoo Maxima untuk UMKM, Apa Manfaatnya?

Majoo Luncurkan Majoo Maxima untuk UMKM, Apa Manfaatnya?

Rilis
Tahun 2021, Ekspor Produk Perikanan Dipatok Rp 77,9 Triliun

Tahun 2021, Ekspor Produk Perikanan Dipatok Rp 77,9 Triliun

Whats New
Terima Banyak Keluhan, Produk Unitlink Masih Catatkan Kinerja Positif

Terima Banyak Keluhan, Produk Unitlink Masih Catatkan Kinerja Positif

Whats New
Bukan Bitcoin dan Ethereum, Ini 2 Kripto yang Diprediksi Punya Prospek Cerah

Bukan Bitcoin dan Ethereum, Ini 2 Kripto yang Diprediksi Punya Prospek Cerah

Earn Smart
Ini Daftar Modus Penipuan Terbaru Saat Transaksi Digital

Ini Daftar Modus Penipuan Terbaru Saat Transaksi Digital

Spend Smart
Erick Thohir Angkat Eks Wakil Kepala Densus 88 Budiono Sandi Jadi Komisaris RNI

Erick Thohir Angkat Eks Wakil Kepala Densus 88 Budiono Sandi Jadi Komisaris RNI

Rilis
Gandeng SPHC, PGN Solution Siap Kembangkan Pasar Gas Bumi di Jateng

Gandeng SPHC, PGN Solution Siap Kembangkan Pasar Gas Bumi di Jateng

Whats New
Menikah dengan Generasi Sandwich? Ini Cara Memutus Rantai Generasi Sandwich

Menikah dengan Generasi Sandwich? Ini Cara Memutus Rantai Generasi Sandwich

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.