Luhut: Dari Data-data yang Ada, Kita Sudah Mulai Bangkit dari Resesi

Kompas.com - 10/11/2020, 18:23 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan rapat virtual bersama Pemerintah Daerah Jawa Tengah secara virtual, Selasa (13/10/2020). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan rapat virtual bersama Pemerintah Daerah Jawa Tengah secara virtual, Selasa (13/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, perekonomian Indonesia sudah menunjukan perbaikan meski tengah memasuki zona resesi.

Menurut dia, pemulihan ekonomi sudah terefleksikan dari realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal III tahun ini.

Meskipun pada periode Juli hingga September lalu pertumbuhan ekonomi masih terkontraksi 3,49 persen, realisasi tersebut masih lebih baik dibanding kuartal sebelumnya yang tumbuh negatif 5,32 persen.

"Kita sekarang sudah mulai (membaik), dari kontraksi 5,32 persen (kuartal II-2020), sekarang di 3,49 persen (kuartal III 2020). Dan saya kira itu dari data-data yang ada kita sudah mulai bangkit dari resesi ini," ujar Luhut dalam acara peluncuran Grab Tech Center secara virtual, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Ini Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional

Pada kuartal-kuartal selanjutnya, perekonomian Indonesia diproyeksi Luhut akan mengalami pemulihan yang jauh lebih cepat.

"Kita sadari data yang ditunjukan tadi pagi, semua menunjukan angka-angka yang baik," kata Luhut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Luhut menjelaskan, proyeksi tersebut didukung oleh penanganan Covid-19 yang diklaim telah membaik dalam beberapa waktu terakhir.

"Penanganan Covid-19 saya kira masih berjalan cukup bagus dan saya berharap ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita di mulai sekarang ini," ujar dia.

Senada dengan Luhut, beberapa waktu lalu, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah mengatakan, sinyal pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat.

Hal tersebut terefleksikan dengan mulai membaiknya pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebagai indikator pertumbuhan ekonomi.

"Hal positif yang kita ambil dari pertumbuhan ekonomi pada triwulan 3 adalah adanya perbaikan dibandingkan triwulan 2," ujar Pieter kepada Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Menurutnya, perbaikan kinerja perekonomian akan terus berlanjut hingga kuartal terakhir tahun ini.

"Pertumbuhan ini akan ditentukan oleh kondisi, kebijakan saat ini dan kedepannya," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.