Kaesang Pangarep Ingin Sang Pisang dan Usaha Lain Miliknya Melantai di Bursa

Kompas.com - 12/11/2020, 16:33 WIB
Pendiri Ternakopi Kaesang Pangarep bersama dengan CEO Ternakopi Ansari Kadir serta CEO Sinar Mas Michael Widjaja (kiri) dan CEO HEBAT Anthony P. Gan (kedua dari kiri) meluncurkan varian baru Ternakopi yakni Havana, Caramel, Matcha, Java Sugar, Original Cold Brew, Passion saat Nongkrong E-Sport Kuy Turnamen Ternakopi dan GK Plug n Play, Tangerang, Jumat 29 November 2019. DOK: TernakopiPendiri Ternakopi Kaesang Pangarep bersama dengan CEO Ternakopi Ansari Kadir serta CEO Sinar Mas Michael Widjaja (kiri) dan CEO HEBAT Anthony P. Gan (kedua dari kiri) meluncurkan varian baru Ternakopi yakni Havana, Caramel, Matcha, Java Sugar, Original Cold Brew, Passion saat Nongkrong E-Sport Kuy Turnamen Ternakopi dan GK Plug n Play, Tangerang, Jumat 29 November 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Baru-baru ini, media dihebokan dengan pemberitaan bahwa anak bungsu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, berencana akan membawa bisnisnya di bawah GK Hebat melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal tersebut menyusul dengan adanya kicauan Kaesang di Twitter.

"Tunggu tahun depan ya. Doakan semua brand di bawah @hebatofficial bisa dibeli sahamnya oleh masyarakat," kicau Kaesang melalui akun Twitter @kaesangp.

Diketahui, PT Harapan Bangsa Kita atau GK Hebat merupakan perusahaan milik Kaesang yang menaungi beberapa produk.

Baca juga: Ngegas Anggaran Rp 1.200 Triliun Jelang Garis Finish

Hal tersebut pun dibenarkan oleh Kaesang saat diskusi webinar 82 Tahun Sinar Mas, Kamis (12/11/2020).

Ia, mengatakan rencana tersebut akan dilakukan melalui mekanisme penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) versi mini.

"Benar, ada rencana itu, tapi lewat IPO versi mini. Nanti kita ada platform yang di mana para UMKM bisa menjual sahamnya, platform tersebut namanya Enigma," ujar Kaesang. 

Hingga saat ini, lanjut Kaesang, rencana ini masih dalam tahap pendiskusian.

Pihaknya pun masih berdiskusi dengan berbagai pihak baik itu Bursa Efek dan institusi lain agar rencana ini bisa segera terealisasi.

Kaesang berharap dengan melantainya UMKM yang berada di bawah naungan perusahaan miliknya, para pelaku UMKM bisa mendapatkan pendanaan langsung dari masyarakat.

"Kita tahu lah salah satu masalah UMKM itu adalah pendanaan, banyak yang ingin membuka usaha tapi terhenti karena pendanaan. Makanya dengan UMKM masuk bursa bisa dapat pendanaan langsung dari masyarakat, sedang diomongkan dengan institusi lain," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan 'Ransomware', Data Kritikal Dipastikan Aman

Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan "Ransomware", Data Kritikal Dipastikan Aman

Whats New
3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

Whats New
Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Rilis
Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA Hingga Bank Mandiri

Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA Hingga Bank Mandiri

Spend Smart
IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

Earn Smart
Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Whats New
Mengenal Hukum Penawaran, Begini Bunyi dan Faktor yang Memengaruhinya

Mengenal Hukum Penawaran, Begini Bunyi dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun 1.000 per Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun 1.000 per Gram

Whats New
Cara Mengaktifkan ShopeePay dengan Mudah, Bisa Langsung Dipakai

Cara Mengaktifkan ShopeePay dengan Mudah, Bisa Langsung Dipakai

Spend Smart
Waskita Karya Gandeng Danareksa, Tawarkan 5 Aset Properti ke Investor

Waskita Karya Gandeng Danareksa, Tawarkan 5 Aset Properti ke Investor

Whats New
 IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

Earn Smart
Unduh M-Paspor, Cara Membuat Paspor 'Online' Lebih Cepat dan Mudah

Unduh M-Paspor, Cara Membuat Paspor "Online" Lebih Cepat dan Mudah

Whats New
Duduk Perkara Lengkap Mahalnya Harga Minyak Goreng, Dugaan Kartel, Kebijakan Satu Harga Rp 14.000 Per Liter, hingga 'Panic Buying' Warga

Duduk Perkara Lengkap Mahalnya Harga Minyak Goreng, Dugaan Kartel, Kebijakan Satu Harga Rp 14.000 Per Liter, hingga "Panic Buying" Warga

Whats New
OJK Turunkan ATMR Kredit Kendaraan Listrik, Beli Motor dan Mobil Listrik dengan Cicilan Jadi Mudah

OJK Turunkan ATMR Kredit Kendaraan Listrik, Beli Motor dan Mobil Listrik dengan Cicilan Jadi Mudah

Whats New
[POPULER MONEY] Serba-serbi Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter | Mahfud MD Ungkap Ulah Pengemplang BLBI | Gojek Sewakan Motor Listrik

[POPULER MONEY] Serba-serbi Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter | Mahfud MD Ungkap Ulah Pengemplang BLBI | Gojek Sewakan Motor Listrik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.