Soal Raibnya Uang Winda Earl, OJK: Kalau Nasabah Tidak Bersalah, Uang Pasti Kembali

Kompas.com - 12/11/2020, 17:55 WIB
Winda Lunardi alias Winda Earl, nababah Maybank yang kehilangan uang tabungan Kompas TV YoutubeWinda Lunardi alias Winda Earl, nababah Maybank yang kehilangan uang tabungan

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso angkat bicara soal kasus raibnya uang atlet e-sport Winda Lunardi alias Winda Earl sebesar Rp 22 miliar di Maybank Indonesia.

Wimboh mengatakan, terdapat sesuatu yang terjadi di Maybank Indonesia hingga menyebabkan hal tersebut terjadi.

Namun demikian, pihaknya tidak ingin menjelaskan lebih rinci karena proses hukum sedang berjalan.

Dia pun memastikan, uang yang raib tersebut akan kembali bila nasabah yang bersangkutan terbukti tidak bersalah.

Baca juga: Berkaca dari Kasus Winda Earl di Maybank, Ini 4 Tips agar Dana Simpanan di Bank Semakin Aman

"Maybank itu pasti ada sesuatu, cuma lagi ditangani hukum, sehingga sangat hati-hati buat memberikan statement ke masyarakat," ujar Wimboh menanggapi pertanyaan anggota Komisi XI DPR RI, Kamis (11/12/2020).

"Mohon tunggu, enggak enak kalau mendahului penegak hukum karena Maybank sendiri sudah melaporkan, dan nasabah sudah melaporkan. Ada sesuatu, tapi kami yakin ini akan obyektif dan transparan. Kalau nasabah memang tidak bersalah pasti akan kembali," ujar dia.

Sebelumnya, anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi PAN John Erizal menyatakan, meski merupakan masalah perseorangan, namun harus segera tertangani lantaran memberikan dampak yang cukup besar bagi reputasi industri keuangan.

"Uang orang raib, itu seperti apa kita menjaganya, dukungan politik seperti apa. Mekanisme seperti apa yang diperlukan BI, OJK, untuk menjaga ini semua?" ujar John.

Selain itu, anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi PKS Anis Byarwati mengatakan, kasus yang menimpa Maybank memberi sentimen negatif tambahan di tengah pandemi Covid-19.

"Saya menghimbau dan meminta bukan hanya kepada Maybank itu untuk melakukan investigasi. Saya pikir OJK perlu melakukan mediasi agar konsumen mendapatkan hak-hak perlindungan konsumen," ujar Anis.

Baca juga: Polri Cari Keterlibatan Pelaku Lain Dalam Kasus Raibnya Uang Winda Earl di Maybank

Sebelumnya diberitakan, atlet e-sport Winda Lunardi alias Winda Earl dan ibunya mendapati uang tabungannya senilai Rp 22 miliar di Maybank Indonesia raib.

Uang itu terdiri dari Rp 17,9 miliar milik Winda dan Rp 5 miliar milik ibunya.

Kasusnya memasuki babak baru ketika kedua belah pihak, baik Maybank maupun Winda, menyampaikan pendapat dan argumennya masing-masing.

Kuasa hukum Maybank, Hotman Paris Hutapea, bahkan mengajak pihak Winda untuk berdebat secara terbuka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X