Diduga Ada Monopoli, Tarif Ekspor Benih Lobster Jadi Mahal

Kompas.com - 12/11/2020, 19:22 WIB
Ilustrasi: Benih lobster Dok. Kementerian Kelautan dan PerikananIlustrasi: Benih lobster

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengendus adanya praktik monopoli dalam bisnis pengiriman ekspor benih lobster.

Direktur Investigasi KPPU Gopera Panggabean mengatakan, dengan adanya dugaan monopoli bisnis pengiriman ekspor benih lobster ini membuat tarifnya menjadi mahal.

“Dari informasi yang kita peroleh terkait dengan tarif biaya ekspor itu memang dinilai dirasakan cukup mahal, karena tidak ada pilihan lagi, pilihan terhadap pengiriman ekspor benih lobster,” ujar Gopera dalam konferensi pers virtual, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: KPPU Duga Ada Praktik Monopoli dalam Ekspor Benih Lobster

Gopera menambahkan, saat ini pengiriman ekspor benih lobster dari Indonesia ke luar negeri hanya bisa dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta saja.

Padahal, tak ada aturan yang mengatur hal tersebut.

“Kita dapat rekomendasi, nanti kita dalami juga, bahwa rekomendasi dari badan karantina ikan, itu merekomendasikan beberapa bandara untuk mengekspor, tapi saat ini faktanya hanya melalui Bandara Soetta,” kata Gopera.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, lanjut Gopera, kebanyakan pusat budidaya benih lobster banyak berasal dari Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Jadi seperti yang disampaikan Pak Guntur bahwa hanya satu bandara, sementara budidaya benih lobster ini tersebar sampai Bali, NTB, NTT, kalau pengiriman cuma satu bandara resikonya cukup tinggi juga, karena cukup jauh,” ungkapnya.

Atas dasar itu, kata Gopera, KPPU tengah mendalami apakah benar-benar ada praktik monopoli dalam bisnis pengiriman ekspor benih lobster.

“Ini akan kita dalami juga apa yang menyebabkan para eksportir itu hanya menggunakan satu perusahaan tertentu tersebut. Intinya akan kita dalami prilaku tersebut apakah menyalahgunakan market power yang dimilikinya, sehingga dapat menetapkan harga yang lebih tinggi,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.