Survei CHCD: Responden Lebih Suka Kerja di Kantor karena Minim Gangguan

Kompas.com - 13/11/2020, 05:59 WIB
ilustrasi suasana bekerja di kantor Unsplash.com/@marvelousilustrasi suasana bekerja di kantor

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Center for Human Capital Development (CHCD) PPM Manajemen pada awal Juni 2020 terhadap 1.178 karyawan dari berbagai perusahaan, sebanyak 57 persen responden lebih menyukai bekerja di kantor (working from office/WFO) daripada di rumah (working from home/WFH).

"Alasannya, bekerja di kantor lebih memudahkan koordinasi dan minim gangguan," ujar Psikolog sekaligus Head of Center for Human Capital Development PPM Manajemen Maharsi Anindyajati kepada Kompas.com, Kamis (12/11/2020).

Lalu, bagaimana alasan responden dengan kondisi bekerja dari rumah selama pandemi Covid-19?

Baca juga: Jenius Berlakukan Biaya Admin Rp 10.000 per Bulan Mulai Januari 2021

" Bekerja di rumah memang memiliki kesenangan sekaligus tantangan tersendiri. Fleksibilitas dalam mengatur waktu kerja dan terhindar dari kemacetan merupakan dalih terbanyak mengapa responden menyukainya," kata dia.

Maharsi menambahkan, para responden mengakui bekerja di rumah mempunyai tantangan yang sulit dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target.

Hal ini sejalan dengan hasil survei mengenai perilaku kerja produktif yang menyatakan bahwa 66 persen responden menilai diri mereka lebih produktif bekerja di kantor daripada di rumah.

Namun, dengan kondisi pandemi yang belum berakhir, bekerja dari rumah masih menjadi salah satu alternatif untuk mencegah penyebaran virus corona.

Meski dinilai kurang produktif, bekerja di rumah merupakan sebuah gaya kerja yang direkomendasikan ke depannya oleh responden pada survei tersebut.

Baca juga: OJK: BPR Pasti Isunya Fraud, Jadi Jangan Heran Kalau Kita Tutup

Hal ini tercermin dari hasil survei yang menggambarkan bahwa tiga dari lima responden menilai dirinya lebih produktif di kantor, merekomendasikan bekerja dari rumah tiap dua kali selama seminggu.

"Dengan demikian, bekerja dari rumah atau remote working menjadi sebuah cara yang dapat ditempuh oleh organisasi untuk meningkatkan employee experience¸ kendati pandemi telah usai," ujar Maharsi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X