Ditargetkan Rampung Akhir Tahun ini, Pembangunan Terminal Pelabuhan Wae Kelambu Baru 48,67 Persen

Kompas.com - 13/11/2020, 06:25 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat softlauncing pengoperasian jalur ganda KA Lintas Selatan Jawa, Kamis (8/10/2020) HUMAS KEMENHUBMenhub Budi Karya Sumadi saat softlauncing pengoperasian jalur ganda KA Lintas Selatan Jawa, Kamis (8/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah mengebut pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Terminal yang akan diperuntukkan untuk lalu lintas logistik dan bongkar muat kontainer itu ditargetkan rampung akhir tahun ini oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, melaporkan, hingga saat ini secara keseluruhan progres pembangunan terminal itu baru mencapai 48,67 persen.

Baca juga: BLT UMKM Rp 2,4 Juta Direncanakan Diperpanjang Tahun Depan, Simak Lagi Syarat dan Cara Mendapatkannya

Secara lebih detail, progres untuk dermaga mencapai 58,3 persen, trestle 23,8 persen, causeway 70 persen, reklamasi 40 persen, dan sejumlah pekerjaan fisik lainnya.

"Kehadiran Pelabuhan ini sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran distribusi logistik di Labuan Bajo yang menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (13/11/2020).

Lebih lanjut Budi menjelaskan, Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu nantinya akan dilengkapi dermaga berukuran 120 x 20 meter, trestle berukuran 60 x 12 meter, dan causeway berukuran 690 x 20 meter. Selain itu pelabuhan ini juga akan memiliki dermaga curah cair dan tangki timbun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelabuhan ini nantinya akan dipakai lalu lintas logistik dan bongkar muat kontainer, kargo, dan curah cair, sehingga akan memisahkan aktivitas pariwisata dan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Labuan Bajo.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan penataan kawasan Kampung Ujung sampai ke kawasan Marina, yang juga termasuk pembangunan Pelabuhan Wae Kelambu akan rampung pada akhir tahun 2020.

"Kita harapkan, tahapan yang pertama akan selesai di akhir tahun 2020 dan tahapan kedua selesai di tahun 2021," kata Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.