Akhir November, Pertamina Uji Coba Produksi Green Diesel di Kilang Cilacap

Kompas.com - 13/11/2020, 12:22 WIB
Indonesia telah mampu menghasilkan solar campuran nabati atau green diesel dengan kualitas lebih baik. Saat ini Pertamina menghasilkan 12 ribu barel per hari dengan campuran 12,5 persen minyak sawit. Dok. KemenristekdiktiIndonesia telah mampu menghasilkan solar campuran nabati atau green diesel dengan kualitas lebih baik. Saat ini Pertamina menghasilkan 12 ribu barel per hari dengan campuran 12,5 persen minyak sawit.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) akan melakukan uji coba produksi green diesel di Kilang Cilacap, setelah beberapa waktu telah berhasil melakukannya di Kilang Dumai.

Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap menargetkan uji coba produksi Green Diesel pada akhir November 2020.

Produk dengan kode D-100 100 yang merupakan hasil dari olahan minyak sawit dengan proses Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) ini disebut sebagai salah satu produk yang ramah lingkungan.

Baca juga: Mendag: Pesatnya Belanja Online Harus Dibarengi Perlindungan Konsumen

Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina RU IV Cilacap, Hatim Ilwan mengatakan, saat ini pihaknya dalam tahap penyiapan sarana dan fasilitas uji coba yang dijadwalkan selesai di pekan ketiga November.

“Tahapan diawali persiapan sarana penerimaan RBDPO melalui Jetty 67 (dermaga) menuju tanki RBDPO. Dilanjutkan persiapan sarana feed stock RBDPO ke unit pemrosesan di Unit TDHT (Treated Distillate Hydro Treating) untuk diolah menjadi Green Diesel” ujar Hatim dalam keterangan tertulis, Jumat (13/11/2020).

Tahap berikutnya ialah persiapan sarana produksi di unit TDHT, berupa penggunaan katalis Merah Putih sebagai hasil kerjasama Pertamina dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), serta modifikasi line dan sarana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tahap persiapan ditargetkan selesai di pekan ketiga, sehingga pada pekan keempat November diharapkan uji coba produksi Green Diesel ini bisa dilaksanakan,” kata Hatim.

Pada tahap uji coba kapasitas produksi D-100 di unit TDHT ini 3.000 barrel per hari.

"Hal ini diharapkan memberikan efek positif yang lebih luas, seperti pemanfaatan sumber energi dari dalam negeri sebagaimana amanat undang-undang dan pada akhirnya menekan impor Crude (minyak mentah) yang bersumber dari energi fosil,” tutur Hatim.

Lebih lanjut, Hatim mengungkapkan Pertamina RU IV Cilacap saat ini mengembangkan 3 produk Green Energy masing-masing Green Diesel, Green Gasoline dan Green Avtur.

Selanjutnya untuk fase 2, menurut Hatim, ditargetkan awal 2021 produksi naik menjadi 6.000 barrel per hari (6 MBSD).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.