Ditargetkan Rampung 2022, Bagaimana Progress Proyek LRT Jabodebek?

Kompas.com - 15/11/2020, 14:05 WIB
LRT Jakarta beroperasi secara komersial mulai Minggu (1/12/2019). Foto diambil di Stasiun Velodrome. KOMPAS.COM/NURSITA SARILRT Jakarta beroperasi secara komersial mulai Minggu (1/12/2019). Foto diambil di Stasiun Velodrome.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan uji coba sistem persinyalan Kereta Ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dari Stasiun TMII -Stasiun Harjamukti, Cibubur pada hari ini, Minggu (15/11/2020).

Uji coba dilakukan untuk memastikan proyek pembangunan LRT Jabodebek berjalan tepat waktu dan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2022.

"Hari ini saya bangga bahwa anak bangsa membangun LRT dengan kemampuannya sendiri," kata Budi, Minggu.

Baca juga: Adhi Karya Terima Pembayaran Keenam Proyek LRT Jabodebek

"Seperti, PT Adhi Karya yang telah berhasil membangun konstruksi jalur yang telah mendapatkan MURI, PT LEN yang telah memberikan dukungan sistem dengan tekonologi canggih, dan PT INKA yang membangun keretanya,” tambah dia.

Dalam tinjauannya Budi mengecek ruang kendali uji coba sistem persinyalan atau Backup Operating Control Center (BOCC) di Stasiun Harjamukti, Cibubur.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu menjelaskan, pembangunan LRT Jabodebek Tahap 1 terdiri dari 3 lintas pelayanan yaitu, lintas Cawang – Cibubur, Cawang – Dukuh Atas, dan Cawang – Bekasi Timur, dengan total panjang jalur sepanjang 44,43 Km yang melintasi 17 stasiun.

Hingga 6 November 2020, progres pembangunan LRT Jabodebek tahap I sudah mencapai 79,05 persen.

Rinciannya, Lintas Cawang-Cibubur 91,77 persen, Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 75,16 persen, dan Lintas Cawang-Bekasi Timur 72,98 persen.

Saat ini, sebanyak 11 rangkaian dari total 31 rangkaian LRT telah dikirim oleh PT INKA untuk dilakukan pengujian.

Budi berharap, kehadiran  LRT Jabodebek dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan.

Baca juga: Disebut Bakar Hutan di Papua untuk Buka Lahan, Ini Respons Korindo

Dengan headway atau waktu tunggu antar kereta 3-6 menit, waktu tempuh dari Cibubur sampai ke Dukuh Atas sepanjang 26 km dapat ditempuh selama 39 menit dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam.

"Sementara, waktu tempuh dari Bekasi Timur sampai ke Dukuh Atas sepanjang 30 km dapat ditempuh selama 45 menit dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam," ucap Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X