Anggota Komisi XI: Kalau Bukan karena Pandemi Covid-19. Kami Tolak Anggaran PEN Rp 695,2 Triliun

Kompas.com - 15/11/2020, 21:36 WIB
Anggota Komisi XI Hendrawan Supratikno di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/7/2019) KOMPAS.com/HaryantipuspasariAnggota Komisi XI Hendrawan Supratikno di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno mengungkap bahwa anggota dewan terpaksa menyetujui anggaran sebesar Rp 695,2 triliun untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

DPR juga menyetujui Perppu 1/2020 yaitu Kebijakan Keuangan negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandmei Covid-19 dan/atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan disahkan menjadi Undang-undang Nomor 2/2020.  

Hal ini lantaran kondisi Indonesia yang melemah dan ekonomi melambat sejak adanya pandemi Covid-19.

“Kalau tidak ada kondisi itu, pasti kami menolak. Karena di sana untuk sementara, politik anggaran yang merupakan peran penting DPR diambil alih sepenuhnya oleh pemerintah. Kami jadi seperti memberi (Menteri Keuangan) Sri Mulyani cek kosong sehingga dalam waktu pendek utang melejit luar biasa,” kata Hendrawan melalui keterangan tertulis, Minggu (15/11/2020).

Baca juga: Komut Bir Anker Sebut Tak Tepat Bahas RUU Larangan Minuman Beralkohol di Tengah Pandemi

Alasan lain akhirnya DPR menyetujui politik anggaran diambil alih sepenuhnya oleh pemerintah adalah angka kemiskinan yang mencapai 9,6 persen.

Sebesar 3,6 persen di antaranya berada titik kemiskinan ekstrim dengan pendapatan per kapita di bawah 1,9 dollar AS per hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertimbangan inilah yang membuat DPR setuju dengan semua rencana pemerintah, dan tidak berdebat lagi termasuk terhadap APBN Perubahan yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2020.

Sebagai syarat atas persetujuan tersebut, DPR sudah meminta kepada pemerintah agar mengeksekusi program-program yang sudah disetujui dengan baik.

Namun kenyataannya, sampai minggu pertama November 2020, realisasi anggaran baru terlaksana 55 persen.

Padahal waktu yang tersisa tinggal 1,5 bulan sampai akhir tahun anggaran 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.