Realisasi PEN Belum Maksimal, Ini Saran Akademisi ke Pemerintah

Kompas.com - 15/11/2020, 21:48 WIB
Ilustrasi anggaran shutterstockIlustrasi anggaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Akademisi dari Universitas Katolik Atmajaya Agustinus Prasetyantoko menyarankan kepada pemerintah, apabila ada pos-pos belanja yang belum maksimal mestinya dialihkan ke pos yang lebih membutuhkan.

Misalnya, dialihkan ke pos bantuan sosial, asalkan bujet di pos tersebut sudah habis disalurkan.

Hal ini sebagai upaya antisipasi untuk memulihkan perekonomian nasional selama pandemi Covid-19.

“Tindakan seperti ini akan sangat membantu menaikkan permintaan masyarakat menengah ke bawah agar konsumsi mereka tetap terjaga,” ujar Agustinus melalui keterangan tertulis, Minggu (15/11/2020).

Baca juga: Anggota Komisi XI: Kalau Bukan karena Pandemi Covid-19. Kami Tolak Anggaran PEN Rp 695,2 Triliun

Agustinus berharap masyarakat golongan menengah ke bawah mendorong belanja konsumsi.

Sementara, untuk masyarakat menengah ke atas, lanjut dia, sebisa mungkin didorong untuk belanja di sektor leisure atau pariwisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini sudah mulai bisa dilakukan karena menurut dia, ekonomi Indonesia mulai menunjukkan pemulihan yang ditunjukkan dari angka kontraksi ekonomi yang mulai mengecil sebesar minus 3,49 persen, dibandingkan kuartal II 2020 yang minus 5,32 persen.

Agustinus menambahkan, sejumlah indikator ekonomi sudah menunjukkan perbaikan. Salah satunya, belanja pemerintah yang terlihat positif.

Di balik kesulitan ini, Prasetyantoko melihat ada momentum bagus bagi pemerintah untuk menjadikan digital ekonomi sebagai backbone perbaikan.

Sebagai contoh, melakukan penyaluran bantuan sosial melalui teknologi finansial (fintech).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.