Apakah Naik Pesawat Terbang Aman dari Covid-19?

Kompas.com - 16/11/2020, 09:05 WIB
Sunset di Bandara Ngurah Rai Shutterstock/I Gede Arya Wisnu KarsanaSunset di Bandara Ngurah Rai

SAMPAI dengan saat ini, jumlah penumpang pesawat terbang di seluruh dunia masih belum pulih menyusul merebaknya pandemi covid-19.

Walaupun demikian perkembangan dari peningkatan jumlah penumpang pesawat terbang domestik di Indonesia sudah terlihat cukup menggembirakan. Karena negara kita yang sangat luas dan berbentuk kepulauan serta banyak wilayah yang berpegunungan, maka moda transportasi udara merupakan alat transportasi yang sangat diandalkan.

Persoalannya adalah masih banyak orang yang kurang memperoleh penjelasan tentang seberapa aman bepergian dengan pesawat terbang dalam berhadapan dengan risiko terpapar covid-19.

Orang awam melihat sepintas kabin pesawat terbang yang rapat tertutup dan relatif sempit sebagai lokasi yang sangat mudah menularkan penyakit dalam hal ini covid-19.

Kesimpulan sederhana tersebut ditambah lagi dengan beberapa persyaratan administrasi dan prosedur baru bagi calon penumpang pesawat terbang yang akan melakukan perjalanan.

Di samping protokol kesehatan yang standar, pakai masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan ada beberapa prosedur tambahan yang diberlakukan bagi para calon penumpang sebelum berangkat di terminal keberangkatan.

Baca juga: Indonesia Membuat Pesawat Terbang Sendiri

Selain itu, tersiar kabar pula bahwa beberapa bandara (terutama bandara tujuan) yang tidak memiliki peraturan yang sama dengan bandara keberangkatan. Hal yang tentu saja membuat orang menjadi segan untuk bepergian dengan pesawat terbang.

Ketentuan yang menambah waktu tunggu beberapa jam sebelum keberangkatan (sudah harus tiba di airport) juga merupakan salah satu faktor utama bagi orang yang akan bepergian menggunakan pesawat terbang untuk menangguhkan niatnya.

Ditambah lagi untuk perjalanan yang relatif berjarak hanya sekitar 1 atau 2 jam terbang, sangat masuk akal orang kemudian lebih memilih moda transportasi kereta api atau bus dan bahkan mobil pribadi, dari pada membuang waktu percuma di airport sebelum keberangkatan.

Sebenarnya sampai dengan saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa bepergian dengan pesawat terbang rawan terpapar covid-19.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X