Cegah Kebocoran Data Antarnegara, Aftech Perlu Gandeng Asosiasi Fintech Luar Negeri

Kompas.com - 16/11/2020, 17:37 WIB

Bisa dibayangkan apa jadinya ketika perusahaan anak terkena sanksi kasus kebocoran data, sementara perusahaan induk dengan mudahnya membuat perusahaan baru dengan data dari perusahaan anak yang didapatnya.

"Ketika anak perusahaan kena sanksi, maka parent company ini tinggal tutup, tinggal buat company lain, dan data itu akan di-utilize. Yang seperti ini sangat menyeramkan," sebut Chandra.

Baca juga: Pembangunan Tahap I Pelabuhan Patimban Ditargetkan Rampung Pada 2023

Sementara menurut Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP), perusahaan akan dikenakan sanksi bila terjadi kebocoran data, baik berupa sanksi administratif maupun pidana.

Mengacu pada pasal 42 RUU PDP, pelaku yang mencuri atau memalsukan data pribadi dengan tujuan kejahatan, akan dipidana paling lama 1 tahun dan dengan maksimal Rp 300 juta.

Di pasal 43, pidana pokok dapat ditingkatkan dendanya menjadi maksimal Rp 1 miliar. Pidana pokok ini ditingkatkan bila pelanggaran dilakukan oleh badan usaha.

Lalu, pasal lainnya juga menyebut bahwa pemilik data pribadi berhak menuntut dan menerima ganti rugi atas pelanggaran yang dilakukan penyelenggara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.