Harga Emas Dunia Naik, Ini Pendongkraknya

Kompas.com - 17/11/2020, 09:04 WIB
Ilustrasi: harga emas naik SHUTTERSTOCKIlustrasi: harga emas naik

CICHAGO, KOMPAS.com  - Emas kembali menguat pada akhir perdagangan Senin (16/11/2020) waktu setempat (Selasa pagi WIB).

Kenaikan harga logam mulia ini terjadi di tengah investor mempertimbangkan kekhawatiran langsung atas meningkatnya kasus virus corona dan spekulasi dukungan ekonomi lebih lanjut bahkan ketika Moderna menjadi produsen obat kedua yang menyatakan hasil pengujian vaksinnya efektif.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, naik 1,6 dollar AS atau 0,08 persen ditutup pada 1.887,80 dollar AS per ounce.

Baca juga: Harga Emas Antam Masih Betah di Bawah Rp 1 Juta Per Gram

Emas sempat turun 1,3 persen setelah Moderna mengatakan vaksin eksperimentalnya 94,5 persen efektif, tetapi ini lebih rendah dari penurunan dari lima persen setelah Pfizer pada Senin lalu (9/11/2020) mengumumkan vaksinnya 90 persen efektif.

"Vaksin adalah berita yang sangat bagus, tetapi masalahnya akan memakan waktu cukup lama untuk menerapkannya bahkan di negara maju," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Dia menambahkan, pasar telah menyesuaikan posisi minggu lalu di berita Pfizer.

"Vaksin atau tanpa vaksin kami akan terus mengalami kesulitan ekonomi hingga kuartal ketiga tahun depan, kami akan membutuhkan stimulus moneter dalam jumlah besar dan kami sangat mungkin mendapatkan stimulus fiskal, yang pada akhirnya akan membantu memindahkan inflasi lebih dekat ke target," sebut dia.

Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, telah naik lebih dari 24 persen tahun ini, terutama diuntungkan dari langkah-langkah stimulus global untuk meredam efek pandemi.

Kasus virus corona melewati angka 11 juta di Amerika Serikat pada Minggu (15/11/2020). Sementara pasar mengantisipasi kembali normal pada paruh kedua 2021.

"Itu masih menyisakan kesenjangan besar di beberapa ekonomi global yang perlu diisi oleh pemerintah dan bank sentral," kata analis Saxo Bank Ole Hansen.

Para investor saat ini menunggu pidato Wakil Ketua Federal Reserve AS Richard Clarida pada 19.00 GMT.

Sementara logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 2,7 sen atau 0,11 persen menjadi ditutup pada 24,802 dollar AS per ounce.

Kemudian platinum untuk pengiriman Januari naik 31,5 dollar AS atau 3,52 persen menjadi ditutup pada 927,5 dollar AS per ounce.

Baca juga: UBS Gold Luncurkan Produk Emas Logam Mulia Edisi Disney



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X