Luhut: Saya Sangat Menyayangkan Terjadi Kerumunan di Jakarta...

Kompas.com - 17/11/2020, 12:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan rapat virtual bersama Pemerintah Daerah Jawa Tengah secara virtual, Selasa (13/10/2020). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan rapat virtual bersama Pemerintah Daerah Jawa Tengah secara virtual, Selasa (13/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyayangkan sikap pejabat yang hadir pada suatu kegiatan yang menimbulkan kerumunan di DKI Jakarta.

Kegiatan kerumunan tersebut menurut Luhut, bisa menimbulkan klaster baru terjangkitnya wabah virus corona (Covid-19).

"Kita tidak ingin adanya kerumunan karena kerumunan-kerumunan itu adalah klaster-klaster baru. Di Jakarta, saya sangat menyayangkan bahwa terjadi kerumunan-kerumunan tidak baik. Dan disayangkan juga pejabat yang hadir dalam kerumunan itu tidak karantina," kata dia melalui tayangan Youtube Universitas Gadjah Mada, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Luhut Sebut RI Mulai Keluar dari Resesi Ekonomi

Luhut pun menceritakan pengalaman usai kembali dari kunjungan kerja ke China, serta telah menerapkan protokol kesehatan covid-19. Yaitu menjalankan karantina selama sepekan.

"Saya kembali dari Yunnan, tiga minggu yang lalu, saya satu minggu karantina sebelum saya melakukan kegiatan yang lain. Begitu juga, nantinya ini balik dari Amerika, kami ada prosedur karantina," ucap dia.

Luhut yang juga merupakan Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 ini mengingatkan kepada seluruh masyarakat termasuk pejabat agar tegas dalam menindak apabila ditemukan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. Begitu pula, dengan orang-orang yang kembali dari luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi, tidak boleh dispensasi pada siapapun. Terutama balik dari negara-negara yang dianggap bermasalah," ujarnya.

Seperti diberitakan, di Jakarta telah terjadi kerumunan yang menimbulkan kekhawatiran peningkatan kasus Covid-19. Mulai dari massa Front Pembela Islam (FPI) yang menjemput pemimpin mereka Habib Rizieq Shihab (HRS) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga menggelar kegiatan pernikahan anaknya.

Padahal, ada penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan apabila seseorang datang dari luar negeri dengan menjalani karantina selama 14 hari. Rizieq Shibab justru menerima tamu di kediamannya di daerah Petamburan sejak tiba di Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah salah satu tamu yang datang ke kediaman Rizieq. Pertemuan antara Anies dan Rizieq pada Selasa malam itu dibenarkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain.

Pertemuan Anies dan Rizieq terungkap melalui sebuah unggahan foto di media sosial Instagram Tengku Zulkarnain yang diberi judul "Pertemuan Empat Shahabat". Pada Hari Sabtu (14/11/2020), Rizieq Shihab kembali membuat kerumunan dengan mengadakan acara pernikahan anaknya.

Baca juga: Batal Bertemu Bos Tesla, Luhut akan Temui Beberapa Investor Besar di AS



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X