Kompas.com - 17/11/2020, 14:57 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada ratusan perwira TNI, di Jakarta, Rabu (8/7/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada ratusan perwira TNI, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presiden Bank Dunia David Malpass sempat menemuinya di Kedutaan Besar RI, Washington D.C. Amerika Serikat.

Luhut mengatakan, saat itu David didampingi oleh CEO Conservation International M. Sanjayan, Managing Director International Monetary Fund Kristalina Georgieva, dan United States Trade Representatives (USTR) Robert Lighthizer. 

Dalam pertemuan tersebut, Luhut mengatakan Bank Dunia menawarkan suntikkan dana kepada Pemerintah Indonesia, terutama tawaran dana untuk pengadaan vaksin Covid-19.

"World Bank menawarkan banyak sekali bantuan. Saya katakan sudah cukup. Mereka (Bank Dunia) menyediakan bujet buat vaksin, saya bilang sudah cukup. Sampai mereka nanya, apa yang bisa kami bantu?," ujar Luhut melalui tayangan virtual, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Sah, Guru dan Tenaga Pendidikan Non-PNS Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta dari Pemerintah

Meski begitu, Luhut justru meminta kepada Bank Dunia untuk membantu mendanai rehabilitasi mangrove seluas 630.000 hektar.

Luhut mengatakan, program tersebut adalah salah satu program pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam lingkup lingkungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalian bantu mangrove saja. Kami punya program 630.000 hektar replanting mangrove di Indonesia. Itu adalah largest mangrove, replanting in the world. Termasuk tadi dengan coral reef (batu karang). Kami membuat ini untuk generasi cucu-cucu kita semua," kata dia.

Pemerintah berupaya memperluas penanaman tanaman mangrove hingga mencapai 600.000 hektar hingga 4 tahun mendatang.

Luhut pun berpendapat, bila nantinya mangrove tumbuh dan menjadi ekosistem ikan dan kepiting, maka pemeliharaannya akan membuka lapangan pekerjaan baru.

Baca juga: Cerita Jonan Saat Awal Menjabat Dirut PT KAI: Mulai dari Bersihkan Toilet Stasiun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.