Bank Sinarmas Beri Pelatihan UMKM Go Online agar Penjualan Meningkat di Tengah Pandemi

Kompas.com - 17/11/2020, 16:49 WIB
Sejumlah pekerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, membuat kue, Minggu (13/9/2020). KOMPAS/PRIYOMBODOSejumlah pekerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, membuat kue, Minggu (13/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Sinarmas bekerja sama dengan Shopee memberikan pelatihan UMKM Go Online.

Peserta pelatihan merupakan pelaku UMKM baik nasabah maupun non nasabah Bank Sinarmas di wilayah Jawa Timur.

Pelatihan UMKM Go Online ini bertujuan untuk mendukung peningkatan penjualan pelaku UMKM dalam menghadapi kondisi pandemi saat ini,” ujar Enterprise and Retail Banking Director Bank Sinarmas, Johnny Mailoa dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Kementan Targetkan 30.000 Hektar Lahan di Food Estate Kalteng Rampung Desember 2020

Johnny menambahkan, pihaknya juga menyediakan kemudahan dalam bertransaksi yang aman dan nyaman bagi para pelaku UMKM dengan menggunakan aplikasi Mobile banking SimobiPlus.

Dalam pelatihan ini, para pelaku UMKM diberikan materi mengenai kondisi UMKM di Indonesia serta berbagai produk pembiayaan yang ada di Bank Sinarmas.

Selain itu, tim Kampus Shopee memberikan panduan dalam mengelola bisnis online kepada pelaku UMKM.

“Bersama tim terdedikasi kami, tim Kampus Shopee, akan memberikan pelatihan yang dapat membantu pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis ke ranah online melalui Shopee sebagai salah satu cara bertahan di kondisi pandemi saat ini,” kata Head of Public Policy & Government Relations Shopee Indonesia Radityo Triatmojo.

Kolaborasi antara Shopee dan Bank Sinarmas ini bertujuan untuk menggerakkan roda ekonomi dan terus mendukung perkembangan usaha lokal, khususnya di tengah masa transisi.

“Krisis kali ini mengajarkan kita bahwa perbankan dan pelaku usaha harus berjalan beriringan dan saat ini dibutuhkan sikap kita dalam merespon situasi yakni go online bukan menjadi sebuah pilihan tetapi keharusan,” ungkap Kepala OJK Regional IV Bambang Mukti Riyadi menambahkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X