Usai Banjir Penawaran SUN, Pemerintah Lelang Sukuk Pekan Depan

Kompas.com - 17/11/2020, 20:01 WIB
Ilustrasi penjualan sukuk. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan sukuk.
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah belum berhenti mencari dana segar lewat lelang surat berharga negara. Teranyar pemerintah kebanjiran penawaran Surat Utang Negara (SUN) hingga Rp 104,6 triliun. 

Rencananya pada pekan depan, pemerintah akan kembali melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada 24 November 2020.

"Lelang untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2020," tulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam siaran pers, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Premium Akan Dihapus, ini Respon Organda

DJPPR mengungkapkan, ada 5 seri Sukuk Negara yang akan dilelang yakni SPN-S 11052021 (reopening), PBS-027 (reopening), PBS-026 (reopening), PBS-017 (reopening) dan PBS-028 (reopening).

Tanggal jatuh tempo seri sukuk yang ditawarkan yakni 11 Mei 2021, 15 Mei 2023, 15 Oktober 2024, 15 Oktober 2025 dan 15 Oktober 2046. Sementara itu imbalannya yakni diskonto, 6,5 persen, 6,62 persen, 6,12 persen dan 7,75 persen.

Lelang SBSN akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Dealer Utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Baca juga: Pengusaha: Jangan Biarkan Kami Dihabisi Produk Impor



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.