Erick Thohir Angkat Politisi PDI-P Jadi Komisaris di PT Yodya Karya

Kompas.com - 17/11/2020, 20:28 WIB
Direktur Muslim Moderate Society Zuhairi Misrawi dalam sebuah diskusi Pembubaran HTI dan Amanat Konstitusi Kita di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017). KOMPAS.com/Kristian ErdiantoDirektur Muslim Moderate Society Zuhairi Misrawi dalam sebuah diskusi Pembubaran HTI dan Amanat Konstitusi Kita di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Zuhairi Misrawi sebagai Komisaris Independen di PT Yodya Karya (Persero). Zuhairi sendiri merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Pengangkatan Zuhairi sendiri diketahui berdasarkan unggahan akun Instagram resmi PT Yodya Karya, @ptyodyakarya.

“Segenap insan Yodya Karya mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Bapak Zuhairi Misrawi sebagai komisaris PT Yodya Karya (Persero) pada 16 November 2020,” demikian tulis akun tersebut yang dikutip Kompas.com pada Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Daftar 17 Relawan Jokowi di Kursi Komisaris BUMN

Zuhairi lahir di Sumenep pada 5 Februari 1977 lalu. Pria 43 tahun itu juga diketahui menjabat sebagai Direktur Moderate Muslim Society.

Zuhairi menyelesaikan pendidikan sarjananya di Departemen Akidah-Filsafat, Fakultas Ushuluddin, Universitas Al Azhar, Kairo Mesir pada tahun 2000 lalu.

Sepulang dari Kairo, ia langsung aktif di Lembaga Kajian dan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) sebagai Koordinator Kajian dan Penelitian pada 2000-2002. Saat ini ia menjabat sebagai Direktur Moderate Muslim Society dan ketua PP Baitul Muslimin.

Sebelumnya, sejumlah politisi dari partai pengusung Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapat jabatan komisaris di perusahaan pelat merah.

Pertama, Dwi Ria Latifa. Dia merupakan politikus PDI-P yang juga mantan Anggota DPR RI periode 2014-2019. Dwi mendapat jabatan komisaris independen di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kedua, Zulhanar Usman. Dia merupakan politisi Partai Hanura. Bahkan dia menjabat sebagai bendahara umum di partai yang dipimpin Oesman Sapta Odang itu.

Sama seperti Dwi, Zulhanar juga mendapat posisi sebagai komisaris independen di BRI.

Ketiga, Arief Budimanta. Arif Budimanta merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Dalam organisasi kepartaian, Arif pernah menjadi Ketua DPP PDIP periode 2005-2010. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PDIP di MPR RI 2009-2013. Saat ini, dia diberi posisi komisaris di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X