Gandeng Pinjol, BCA Siap Kucurkan Rp 30 Miliar ke UMKM

Kompas.com - 17/11/2020, 21:15 WIB
Ilustrasi BCA. SHUTTERSTOCKIlustrasi BCA.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk ( BCA) siap menyalurkan pinjaman dengan limit Rp 30 miliar kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai November ini.

Kredit modal kerja tersebut disalurkan lewat PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia, sebuah platform fintech peer to peer (P2P) lending alias pinjaman online (pinjol).

Adapun penandatanganan kerja sama antara BCA dengan Akseleran sudah dilakukan pada hari Kamis 5 November 2020.

Baca juga: Tak Perlu ke Kantor Cabang, Print Transaksi Rekening BCA Bisa Pakai Fitur e-Statement

Kepala Divisi Bisnis Komersial dan SME BCA, Freddy Iman mengatakan, pandemi Covid-19 memang mendorong pelaku bisnis UMKM untuk mengatur strategi demi meningkatkan kembali potensi bisnisnya.

Pihaknya sadar memulihkan perekonomian Indonesia bukan hanya peran pemerintah, tetapi juga industri lainnya termasuk perbankan dan fintech.

"Pemahaman akan kesamaan value yang dimiliki antara BCA dan Akseleran menjadi latar belakang terjalinnya sinergi ini. Kami akan menjadi institutional lender akseleran serta memberikan dukungan dan mengakuisisi pembiayaan terhadap debitur-debitur UMKM yang bernaung di Akseleran," ujar Freddy dalam siaran pers, Selasa (17/11/2020).

Freddy mengungkapkan, Akseleran akan menjadi jembatan yang menghubungkan antara debitur UMKM dengan BCA.

Dia optimistis, kerja sama dengan Akseleran dapat memberikan dampak yang positif dalam pengembangan sektor UMKM.

"Terlebih di situasi pandemi ini, kemunculan UMKM yang semakin masif tentunya membutuhkan bantuan permodalan," sebut Freddy.

Chief Financial Officer & Co-Founder Akseleran, Mikhail Tambunan mengatakan, kerja sama Akseleran dengan BCA mampu mewujudkan akselerasi manfaat ekonomi melalui para pelaku usaha UMKM.

Tercatat hingga awal November 2020, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman usaha secara kumulatif sebesar lebih dari Rp 1,6 triliun dan didukung oleh lebih dari 150.000 pemberi pinjaman (lender) retail atau perorangan yang tersebar merata dari Aceh hingga Papua.

Pada bulan Oktober, penyaluran pinjaman Akseleran per bulan pun menembus angka Rp 115 miliar, menjadi yang terbesar sejak 2017.

"Pertumbuhan penyaluran pinjaman usaha tersebut juga sejalan dengan upaya kami untuk menjaga kualitas kredit pinjaman, dimana saat ini total NPL Akseleran berada di angka 0,21 persen dari total pinjaman usaha yang sudah disalurkan," pungkas Mikhail.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Earn Smart
Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X