Luhut Bertemu dengan Pejabat AS: Kita Betul-Betul Berkawan

Kompas.com - 18/11/2020, 11:37 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan sejumlah pejabat penting di AS, termasuk para tokoh politik Partai Republik dan Demokrat di Washington DC, Selasa (17/11/2020). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan sejumlah pejabat penting di AS, termasuk para tokoh politik Partai Republik dan Demokrat di Washington DC, Selasa (17/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat (AS), juga melakukan pertemuan serta jamuan makan malam bersama dengan para tokoh politik AS dari Partai Republik dan Demokrat.

“Pertemuan hari ini menurut saya luar biasa, karena tidak saya duga begitu baik respon dari pertemuan-pertemuan sepanjang hari ini. Baik di World Bank, IMF, Asia Group, maupun tadi dengan USTR yang menjadi pokok kunjungan kita. Yang terakhir makan malam ini, bahwa yang hadir itu betul-betul mencerminkan kehadiran dari kedua partai dan kita betul-betul berkawan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (18/11/2020).

Sebelum mengakhiri pertemuan dengan kedua partai di AS, Luhut lebih dulu bertemu dengan CEO Conservation International (CI) M. Sanjayan. Keduanya membahas mengenai peluang co-funding bersama dengan mitra swasta untuk program konservasi dan restorasi untuk kredit karbon baik di kawasan pesisir dan darat.

Baca juga: Luhut Bertemu Trump, Ini yang Dibicarakan

Sanjayan mengatakan bahwa Brasil, Republik Demokratik Kongo, dan Indonesia merupakan negara kunci karena aset hutan yang dimiliki. Dia menyematkan Indonesia sebagai negara yang terbaik menangani aset tersebut.

Selain itu, Luhut bertemu dengan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva dan Presiden Bank Dunia David Malpass. Kepada mereka berdua, Luhut membahas mengenai penanganan pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi nasional serta upaya Indonesia untuk menjaga dan memperbaiki kondisi lingkungan hidupnya.

Secara khusus, IMF memuji Indonesia sebagai negara yang berhasil menerapkan disiplin fiskal yang baik sehingga pada saat krisis bisa mengeluarkan stimulus tanpa meningkatkan beban utang secara signifikan.

Sementara itu, Presiden Bank Dunia menyampaikan bahwa dirinya senang bisa mendapatkan penjelasan mengenai Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Menurut David, UU Cipta Kerja akan memberikan manfaat yang besar bagi rakyat Indonesia.

Baca juga: Batal Bertemu Bos Tesla, Luhut akan Temui Beberapa Investor Besar di AS

“Saya sangat senang bisa mendiskusikan Omnibus Law tentang Penciptaan Kerja dengan Menteri Pandjaitan – implementasinya akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar David.

Selanjutnya, Luhut juga bertemu dengan United States Trade Representatives (USTR) Robert Lighthizer. Luhut menyampaikan terima kasih atas perpanjangan fasilitas GSP tersebut. Menurut Luhut, fasilitas GSP ini memberikan peluang bagi lapangan kerja dan kesempatan bagi banyak sekali UKM di Indonesia.

Lighthizer mengungkapkan, semula dirinya memperkirakan pencabutan GSP yang dilakukan kepada India dan Turki juga akan dilakukan kepada Indonesia. Tapi karena kerja sama yang baik antar kedua negara AS-Indonesia, justru keputusan tersebut dibatalkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bersama PT KITB, Telkom Bangun Smart Industrial Estate Grand Batang City

Bersama PT KITB, Telkom Bangun Smart Industrial Estate Grand Batang City

Rilis
Harga Emas Antam Turun Rp 5.000, Simak Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam Turun Rp 5.000, Simak Daftar Lengkapnya

Whats New
Saham Bank Kecil Melonjak Terus Dalam Beberapa Hari Hingga Disuspensi, Ada Apa ?

Saham Bank Kecil Melonjak Terus Dalam Beberapa Hari Hingga Disuspensi, Ada Apa ?

Whats New
Formasi Guru dan Nakes Terbanyak, Ini Tahapan Seleksi CPNS 2021

Formasi Guru dan Nakes Terbanyak, Ini Tahapan Seleksi CPNS 2021

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kriteria Jadikan Teman sebagai Rekan Bisnis | Uang Tak Kenal Teman | Berbisnis dengan Teman Nongkrong

[KURASI KOMPASIANA] Kriteria Jadikan Teman sebagai Rekan Bisnis | Uang Tak Kenal Teman | Berbisnis dengan Teman Nongkrong

Rilis
IHSG Pagi Ini Melaju di Zona Merah, Bagaimana dengan Rupiah ?

IHSG Pagi Ini Melaju di Zona Merah, Bagaimana dengan Rupiah ?

Whats New
Sahamnya Disuspensi Bursa Berhari-hari, Ini Penjelasan FORU

Sahamnya Disuspensi Bursa Berhari-hari, Ini Penjelasan FORU

Whats New
Kabar Gembira, Bank Mandiri Juga Turunkan Bunga Kredit Seluruh Segmen

Kabar Gembira, Bank Mandiri Juga Turunkan Bunga Kredit Seluruh Segmen

Whats New
LRT dan MRT di 5 Kota Segera Dibangun, Bukan dari APBN atau Utang

LRT dan MRT di 5 Kota Segera Dibangun, Bukan dari APBN atau Utang

Whats New
IHSG Masih Bakal Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Masih Bakal Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Sri Mulyani Jelaskan Kronologi Kasus Suap Pegawai Ditjen Pajak

Sri Mulyani Jelaskan Kronologi Kasus Suap Pegawai Ditjen Pajak

Whats New
Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Whats New
Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X