Dapat PMN Rp 5 Triliun, Ini yang Akan Dilakukan PLN Tahun Depan

Kompas.com - 18/11/2020, 16:07 WIB
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini (kedua dari kanan) di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PLN Zulkifli Zaini (kedua dari kanan) di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) pada 2021 akan mendapatkan suntikan dari pemerintah berupa Penanaman Modal Negara (PMN) sebesar Rp 5 triliun.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, menilai PMN menjadi penting bagi perseroan untuk mendukung kemampuan pendanaan proyek-proyek strategis.

"Dana PMN akan digunakan untuk mendanai pembiayaan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya untuk peningkatan rasio elektrifikasi," katanya dalam gelaran Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR RI, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Hingga November 2020, Pemerintah Cairkan PMN Rp 16,95 Triliun

Lebih lanjut Zulkifli merinci, Rp 2 triliun dana PMN digunakan untuk pembangunan transmisi dan gardu induk dan Rp 3 triliun digunakan untuk jaringan distribusi termasuk pembangkit EBT listrik desa penunjang program listrik desa.

Zulkifli mengklaim, pembangunan beberapa proyek PLN yang dibantu oleh PMN memiliki pengaruh yang positif kepada masyarakat.

"Setiap Rp 1 triliun PMN memberikan dampak multiplier terhadap Output Nasional sebesar 2,69. Diantaranya, terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) adalah 1,41 dan Penyerapan Tenaga Kerja sekitar 14.048 tenaga kerja," tutur Zulkifli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut terefleksikan dengan realisasi PMN yang telah diberikan sejak 2015 hingga 2019 sebesar Rp 35,06 triliun.

Hasil dari PMN itu disebut telah memberikan output berupa penyerapan tenaga kerja mencapai 492.535 orang.

Guna mendukung pelaksanaan program-program strategis di tengah ancaman Covid-19 yang masih nyata, selain melalui PMN, PLN juga akan mendongkrak pendapatan dengan cara meningkatkan penjualan tenaga listrik melalui program promo pemasaran.

"Kemudian juga menjaga kecukupan pasokan listrik dan memberikan tarif kompetitif untuk pelanggan industri sehingga mendorong konsumsi listrik sekaligus mendorong roda perekonomian," ucap Zulkifli.

Baca juga: Beralih ke Listrik PLN, Pertamina EP Hemat Lebih dari Rp 541 Juta per Bulan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.