Tinggal 2 Hari Lagi, CPNS yang Tak Lengkapi Berkas Persyaratan Dinyatakan Mundur

Kompas.com - 19/11/2020, 10:15 WIB
Tangkapan layar terkait permintaan perpanjangan waktu pemberkasan CPNS 2019 BKNTangkapan layar terkait permintaan perpanjangan waktu pemberkasan CPNS 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Negara ( BKN) telah memberikan perpanjangan waktu untuk para peserta Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) Formasi Tahun 2019 yang lulus seleksi agar melakukan pengunggahan dokumen persyaratan ke portal SSCN.

Adapun tenggat waktu pengunggahan dokumen tersebut hanya sampai 21 November 2020 atau tersisa 2 hari lagi masa pemberkasan.

Bagi CPNS yang lulus tapi tidak melengkapi persyaratan yang diminta, yang bersangkutan dinyatakan mundur dari CPNS.

Baca juga: Masa Pemberkasan CPNS 2019 Diperpanjang, Simak Syarat yang Dilengkapi

"Iya (dianggap mundur), berarti tidak melengkapi dokumen," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono kepada Kompas.com, Kamis (19/11/2020).

Dia menuturkan, dengan adanya perpanjangan waktu tersebut, para peserta CPNS yang lulus bisa melengkapi dokumen persyaratan yang diminta instansinya.

"Saya kira dengan tambahan waktu sampai 21 November, itu mengakomodir peserta yang harus mencari syarat-syarat dokumen yang harus disampaikan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, proses validasi data peserta lulus seleksi CPNS merupakan rangkaian dari tahapan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang ditetapkan BKN setelah memperoleh usulan dari Instansi.

Usul dari instansi diharapkan masuk BKN di bulan November sehingga Terhitung Mulai Tanggal (TMT) CPNS 2019 dapat ditetapkan per 1 Desember 2020.

Baca juga: ASN Terlibat Politik, BKN Bakal Blokir Data Kepegawaian

Selain itu, tahap pemberkasan yang sudah dijadwalkan berlangsung pada 6–15 November akan diperpanjang sampai dengan 21 November 2020 untuk mengakomodir penggantian peserta yang mengundurkan diri pada seleksi CPNS 2019 yang disampaikan instansi pusat dan daerah melalui surat permohonan ke BKN.

Untuk mekanisme penggantian peserta yang mengundurkan diri atau dianggap mengundurkan diri karena tidak menyampaikan kelengkapan dokumen sesuai batas waktu yang ditentukan atau meninggal dunia maka Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi melaporkan kepada BKN dengan melampirkan surat pengunduran diri peserta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Tetapkan Harga Patokan Baru Elpiji 3 Kg

Pemerintah Tetapkan Harga Patokan Baru Elpiji 3 Kg

Whats New
SKK Migas dan Kontraktor Siapkan Tender Senilai Rp 84 Triliun

SKK Migas dan Kontraktor Siapkan Tender Senilai Rp 84 Triliun

Whats New
Kenapa Harus Mengatur Keuangan?

Kenapa Harus Mengatur Keuangan?

Earn Smart
[POPULER MONEY]  Tarif Tol Terbaru dari Jakarta ke Semarang dan Surabaya | Ekspor Sarang Burung Walet RI Dekati Rp 29 Triliun

[POPULER MONEY] Tarif Tol Terbaru dari Jakarta ke Semarang dan Surabaya | Ekspor Sarang Burung Walet RI Dekati Rp 29 Triliun

Whats New
Government Use, Alternatif Solusi untuk Kemandirian Vaksin Covid-19

Government Use, Alternatif Solusi untuk Kemandirian Vaksin Covid-19

Whats New
Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X