Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bank Danamon Gandeng Ashmore Jual 2 Produk Reksa Dana

Kompas.com - 19/11/2020, 12:30 WIB
Kiki Safitri,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk memasarkan dua reksa dana yang merupakan produk PT Ashmore Asset Management Indonesia.

Dua reksa dana tersebut yakni Ashmore Dana Progresif Nusantara (ADPN) dan Ashmore Dana Obligasi Nusantara (ADON).

ADPN merupakan reksa dana berbasis saham dengan fokus investasinya pada saham-saham kapitalisasi kecil dan menengah. Sementara ADON, merupakan reksa dana pendapatan tetap.

Baca juga: Investasi Saat Resesi Dinilai Masih Menarik, Ini Alasannya

Direktur PT Ashmore Asset Management Tbk Arief Wana mengatakan, penjualan dua produk tersebut merespons kebutuhan finansial nasabah.

“Besar harapan kami dengan kemitraan yang baru dengan Danamon, Ashmore bisa terus meningkatkan pangsa pasar di industri reksa dana Indonesia,” ujarnya, Kamis (19/11/2020).

Sementara itu Wakil Direktur Utama Danamon Michellina Triwardhany mengatakan, pada masa pandemi Covid-19, masyarakat memiliki kebutuhan terhadap penempatan dana alternatif, dimana salah satunya adalah reksa dana.

Menurut PT Kustodian Sentral Efek Indonesia jumlah investor reksa dana tumbuh 30,5 persen pada masa pandemi dibandingkan dengan tahun lalu.

“Dengan produk reksa dana ini, kami harap nasabah dapat mengelola keuangan mereka secara lebih baik. Kami juga mendukung masyarakat Indonesia untuk memegang kendali keuangan mereka sehingga menjadi lebih sejahtera, terutama dalam masa yang menantang ini,” ujar Michellina.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Simak Portofolio Investasi yang Bisa Dilirik

Michellina juga menjelaskan, bisnis wealth management Danamon terus bertumbuh dengan perkembangan yang cukup pesat. Hal ini ditopang oleh tingginya pertumbuhan dana kelolaan maupun jumlah nasabah.

Sampai dengan bulan September 2020, unit Wealth Management Danamon mencatat pertumbuhan sebesar 61 persen pada dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tren pertumbuhan ini dikontribusikan atas meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk investasi seperti obligasi dan reksa dana yang ditawarkan melalui unit Wealth Management Danamon,” sebut dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Simak 10 Tips Investasi di Pasar Modal bagi Pemula

Simak 10 Tips Investasi di Pasar Modal bagi Pemula

Earn Smart
Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Whats New
Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Whats New
Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Whats New
Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Work Smart
PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

Whats New
Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Whats New
Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Whats New
Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Whats New
Bos Superbank Akui Selektif  Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat 'Fintech Lending'

Bos Superbank Akui Selektif Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat "Fintech Lending"

Whats New
Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Whats New
Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Whats New
Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Whats New
Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Whats New
Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com