Gubernur BI Yakin Aliran Modal Asing Makin Deras Tahun Depan

Kompas.com - 19/11/2020, 17:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) menilai aliran dana asing (capital inflows) akan semakin deras mengalir ke pasar keuangan RI.

Pasalnya saat ini, ekonomi dunia dan domestik sudah mengalami pemulihan. Tercatat di periode Oktober-November 2020, investasi portofolio mencatat net inflows sebesar 3,68 miliar dollar AS.

"Ini mendorong inflows ke emerging market termasuk Indonesia. Insya Allah inflow Indonesia akan besar pada tahun 2021 dibanding tahun 2020, dan akan memperkuat stabilitas eksternal dan memperkuat nilai tukar," kata Perry dalam dalam jumpa pers pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur bulan November, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Lowongan Kerja Indonesia Eximbank, Cek Syaratnya

Perry menyebut, pulihnya ekonomi RI terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik di kuartal III 2020. Secara kuartalan, ekonomi tumbuh 5,05 persen (qtq), dari -4,19 persen (qtq) di kuartal II 2020.

Selain itu, meningkatnya realisasi stimulus dan membaiknya mobilitas masyarakat menopang perbaikan permintaan domestik secara bertahap baik konsumsi maupun investasi.

"Perbaikan ekonomi domestik yang terus berlanjut tercermin pada perkembangan positif sejumlah indikator pada Oktober 2020, seperti mobilitas masyarakat, penjualan eceran nonmakanan dan online, PMI Manufaktur, serta pendapatan masyarakat," sebut Perry.

Dari sisi ekspor, kinerjanya membaik didorong permintaan global terutama dari AS dan China. Hal ini tak lepas dari keyakinan investor terkait kondisi pasar keuangan global usai kemenangan Joe Biden meruntuhkan petahana Donald Trump.

"Ini merespons berbagai perkembangan positif, antara lain hasil pemilu di AS, kemajuan penemuan vaksin, maupun kerja sama perdagangan dan investasi secara regional termasuk ditandatanganinya RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership)," pungkas Perry.

Baca juga: Erick Thohir Bentuk BUMN Klaster Pangan, PT RNI Jadi Induknya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Harga Beras Stabil, Menhub Pastikan Kelancaran Distribusi Lewat Tol Laut

Jaga Harga Beras Stabil, Menhub Pastikan Kelancaran Distribusi Lewat Tol Laut

Whats New
Pabrik Bahan Baku Obat Kimia Farma Ditarget Mampu Tekan Impor hingga 20 Persen

Pabrik Bahan Baku Obat Kimia Farma Ditarget Mampu Tekan Impor hingga 20 Persen

Whats New
OJK Sebut IPO Blibli Masih Berlanjut, Bagaimana Statusnya?

OJK Sebut IPO Blibli Masih Berlanjut, Bagaimana Statusnya?

Whats New
OJK Terima 10.109 Aduan Masyarakat, Ini Sektor yang Paling Banyak Diadukan

OJK Terima 10.109 Aduan Masyarakat, Ini Sektor yang Paling Banyak Diadukan

Whats New
Salurkan Modal Usaha untuk UMKM, LandX Gandeng Moka

Salurkan Modal Usaha untuk UMKM, LandX Gandeng Moka

Rilis
Jokowi: Dunia Dalam Posisi Krisis, Tapi Indonesia Masih Dipercaya untuk Jadi Tujuan Investasi

Jokowi: Dunia Dalam Posisi Krisis, Tapi Indonesia Masih Dipercaya untuk Jadi Tujuan Investasi

Whats New
PLN Bakal Pasok Listrik 40.000 kVA ke Kawasan Industri Kendal

PLN Bakal Pasok Listrik 40.000 kVA ke Kawasan Industri Kendal

Whats New
Mendag Zulhas: Rebutan Gabah Jadi Penyebab Harga Beras Naik

Mendag Zulhas: Rebutan Gabah Jadi Penyebab Harga Beras Naik

Whats New
Sektor IKNB Tetap Tumbuh di Tengah Banyaknya Aduan Masyarakat

Sektor IKNB Tetap Tumbuh di Tengah Banyaknya Aduan Masyarakat

Whats New
Cara Cek Merek Dagang secara Online

Cara Cek Merek Dagang secara Online

Whats New
Harga Beras Naik, Badan Pangan Sebut Permintaan Pasar Meningkat

Harga Beras Naik, Badan Pangan Sebut Permintaan Pasar Meningkat

Whats New
Partisipasi UMKM RI dalam Rantai Pasok Global Masih Minim

Partisipasi UMKM RI dalam Rantai Pasok Global Masih Minim

Whats New
Inflasi Capai Level Tertinggi Sejak Desember 2014, Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 15.300 per Dollar AS

Inflasi Capai Level Tertinggi Sejak Desember 2014, Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 15.300 per Dollar AS

Whats New
Kimia Farma Pastikan Pabrik Bahan Baku Obat di Cikarang Memenuhi Standar Kualitas

Kimia Farma Pastikan Pabrik Bahan Baku Obat di Cikarang Memenuhi Standar Kualitas

Whats New
Operasional Pertambangan Bukit Asam Bisa Dipantau lewat Ponsel

Operasional Pertambangan Bukit Asam Bisa Dipantau lewat Ponsel

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.