Menaker Gandeng Polri untuk Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Kompas.com - 19/11/2020, 19:05 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sepakati nota kesepahaman dan perjanjian kerja bersama dengan Polri, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (19/11/2020). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sepakati nota kesepahaman dan perjanjian kerja bersama dengan Polri, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (19/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menandatangani nota kesepahaman serta perjanjian kerja bersama (PKB) dengan Polri, terkait pertukaran data atau informasi serta pendampingan dalam penanganan calon pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural.

Ida menambahkan, sinergitas Kementerian Ketenagakerjaan dan Polri ini sebagai upaya memperkuat pelindungan bagi pekerja migran. Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017, pelindungan pekerja migran melibatkan berbagai elemen, baik di pusat maupun di daerah.

“Saya mengajak kita semua untuk semakin awareness terhadap pelindungan kepada pekerja migran kita. Karena kita tidak bisa menunda, meniadakan bekerja ke luar negeri. Karena itu adalah hak warga negara yang dilindungi konstitusi. Kewajiban kita, bagi negara, pemerintah, memberikan pelindungan kepada pekerja migran,” katanya melalui keterangan pers, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Harga Bitcoin Melejit, Ini yang Perlu Diperhatikan Investasi di Cryptocurrency

Adapun ruang lingkup nota kesepahaman itu meliputi pertukaran data dan atau informasi, pencegahan, penanganan, dan penegakan hukum, bantuan pengamanan, peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia, pemanfaatan sarana dan prasarana, dan kegiatan lain yang disepakati.

“Pelindungan di Undang-Undang 18 itu dari hulu sampai hilir. Dari kampung halaman sampai kembali ke kampung halaman. Begitu juga tugas dan fungsi stakeholder. Yang dibutuhkan sekarang sinergitas, koordinasi antar stakeholder, termasuk sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyatakan, pihaknya mengapresiasi nota kesepaham dan PKB yang telah ditandatangani. Ia juga mendukung penuh agar nota kesepahaman dan PKB ini dapat terimplementasi dengan baik.

Bahkan, pihaknya siap membantu dalam penyiapan kompetensi calon pekerja migran, salah satunya dengan dukungan sarana dan prasarana.

“Untuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan, Polri siap membantu, ini hal-hal yang harus kita laksanakan. Untuk MoU ini harus disosialisasikan kepada seluruh institusi yang ada di Kepolisian sehingga jejaring ini sampai daerah bisa diwujudkan,” kata dia.

Baca juga: Lowongan Kerja Indonesia Eximbank, Cek Syaratnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X