Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/11/2020, 20:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Erick Thohir membidik nilai kapitalisasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencapai Rp 450 triliun. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia nilai kapitalisasi pasar TLKM mencapai Rp 314 triliun pada Kamis (19/11/2020).

"Saya sudah challenge lagi komisaris dan direksi Telkom. Kalau dahulu nilai kapitalisasi Telkom mencapai Rp 450 triliun, Saya mau di bawah kepengurusan direksi ini valuasi Telkom harus sama kembali," jelas Erick dalam acara 25th Telkom IPO Anniversary yang digelar secara virtual, Kamis.

Erick optimistis target itu dapat tercapai, mengingat TLKM merupakan perusahaan pelat merah terbesar secara infrastruktur. Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, TLKM juga dianggap mampu untuk menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan.

Ini akan menjadi faktor pendorong lain, sebab investor akan lebih percaya kepada perusahaan yang punya strategi jangka panjang dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

Baca juga: Bakal Ada 44 Aturan Turunan UU Cipta Kerja, Intip di Laman Ini

Di sisi lain, Erick mengungkapkan transformasi yang dilakukan pihak BUMN sejauh ini masih dalam taraf sedang, belum secara besar-besaran. Adapun transformasi BUMN itu telah tercermin dalam pergerakan harga saham top 20 perusahaan BUMN yang ada di bursa, yakni IDX BUMN20.

Tercatat, indeks tersebut bergerak bullish hingga 19,37 persen selama enam bulan terakhir. Pergerakannya mengungguli indeks LQ45 yang mencapai 10,7 persen pada periode yang sama.

Realisasi ini menunjukkan pasar yang percaya terhadap transformasi yang ada di BUMN. "Karena itu saya yakinkan dengan roadmap yang sudah kita sepakati, saya yakin kapitalisasi pasar yang ada di Telkom kembali naik," kata Erick.

Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan hari ini, harga saham TLKM berada di Rp 3.170. Sejak awal tahun harga tersebut sudah terkikis 20,15 persen. Adapun selama tiga bulan terakhir harga saham TLKM mulai menghijau hingga 7,46 persen. Peningkatan harga saham yang signifikan terjadi pada sebulan terakhir, mencapai 16,97 persen. (Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu T.Rahmawati)

Baca juga: Akhir Tahun, BI Bakal Pangkas Suku Bunga Acuan Lagi?

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Erick Thohir menantang Telkom (TLKM) capai kapitalisasi Rp 450 triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Whats New
Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Whats New
Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Whats New
Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Whats New
Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Whats New
BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

Whats New
DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

Whats New
Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Work Smart
Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Whats New
Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Whats New
Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+