Saatnya UMKM dan Para Pengusaha Indonesia Go Digital

Kompas.com - 19/11/2020, 20:49 WIB
Indonesia Digital Trade Show handoutIndonesia Digital Trade Show

JAKARTA, KOMPAS.com -  Sebanyak 375 pengusaha Lokal dan UMKM dari seluruh Indonesia ikut serta dalam Indonesia Digital Trade Show in Conjunction With Indonesia Local Brands Expo 2020.

Pameran virtual  ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat digitalisasi produk-produk UMKM,  sehingga bisa bersaing dan menembus pasar internasional.

“Dengan adanya pameran virtual Indonesia Digital Trade Show in conjunction with Indonesia Local Brands Expo yang menggunakan basic website dan mudah diakses di seluruh Indonesia ini diharapkan membuat para pengusaha merek lokal Indonesia dan pelaku UMKM Indonesia go digital, kembali bangkit dan memiliki semangat lebih untuk semakin maju serta membantu dalam pemulihan ekonomi Indonesia,"sebut  Ketua Umum ASENSI (Asosiasi Lisensi Indonesia) Susanty Widjaya dikutip dalam siaran pers, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Menkop Teten: Fintech Sangat Dibutuhkan Pelaku UMKM

Pameran yang diselenggarakan mulai 20 November sampai dengan 7 Desember 2020 ini, digelar dengan konsep digital & realistik (3D Online Exhibition).

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi & UKM Victoria br Simanungkalit mengatakan, pandemi Covid -19 mengakibatkan banyak dampak buruk dari segala aspek, salah satunya perekonomian.

“Baik pemerintah maupun swasta juga turut mendorong pelaksanaan acara ini agar para pengusaha lokal dan UMKM di seluruh Indonesia bisa menembus pasar digital (go digital) dan sebagai jembatan dalam mempercepat digitalisasi produk-produk UMKM di seluruh kota di Indonesia,” kata dia.

Sementara Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Syailendra mengatakan, Kemendag mendukung penyelenggaraan kegiatan melalui partisipasi dengan mengikutsertakan 24 pelaku usaha waralaba dan potensial waralaba secara gratis di saat seperti sekarang ini.

Adapun Deputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya mengatakan, pihaknya juga mendukung acara ini dengan memfasilitasi 24 jenama binaan yang hadir pada Hall A.

"Kami hadirkan para jenama dari sub sektor kuliner, fashion, dan kriya di Pavillion Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kami berharap IDTS ini dapat turut menjadi bagian dalam pemulihan perekonomian nasional, peningkatan tingkat konsumsi domestik, serta memperkuat program pemerintah yakni gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI)," ucapnya.

Direktur PT Sukses Mulya Pratama Nopit Cahyani sebagai penyelenggara ajang ini menyebutkan seluruh program yang ada di acara ini dapat diakses secara gratis alias tidak dikenakan biaya.

"Akan ada banyak kegiatan dan agenda menarik sepanjang gelaran virtual expo di Indonesia Digital Trade Show 2020 in Conjuction With Indonesia Local Brands Expo 2020 ini yang bisa menambah keseruan sepanjang acara, antara lain Virtual Gowes & Run Virtual Challange dan juga CoCo Share (Cooking, Coaching & Sharing," jelasnya.

Pihaknya menargetkan transaksi di ajang ini mencapai Rp 25 miliar dengan total pengunjung 200.000.

"Kita menargetkan angka realistis dari even ini karena ada taste yang berbeda jika dibandingkan dengan pameran offline. Namun, kami tetap optimistis virtual expo ini bisa berjalan dengan sukses," ucap Nopit.

Baca juga: Pemerintah Mau Optimalkan Agregator Bisnis UMKM



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Polemik Pangan di Awal Tahun: Habis Kedelai, Terbitlah Daging Sapi

Polemik Pangan di Awal Tahun: Habis Kedelai, Terbitlah Daging Sapi

Whats New
Masih Ada Peluang Guru Honorer Jadi CPNS

Masih Ada Peluang Guru Honorer Jadi CPNS

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X