Membaca Gelagat Penghapusan Premium, Mulai dari Program Langit Biru hingga Diskon Pertalite

Kompas.com - 20/11/2020, 07:13 WIB
Antrian pengendara motor yang membeli BBM Pertalite dengan harga khusus di SPBU Jln Industri Raya No.1, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2020). KOMPAS.COM/ IRA GITAAntrian pengendara motor yang membeli BBM Pertalite dengan harga khusus di SPBU Jln Industri Raya No.1, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) tengah gencar melaksanakan program diskon harga BBM jenis Pertalite seharga Premium di berbagai daerah.

Program yang awalnya hanya dilaksanakan di Kota Denpasar ini rencananya diperluas hingga 85 wilayah hingga akhir November mendatang.

Pertamina menyatakan, diskon yang dilaksanakan melalui Program Langit Biru (PLB) itu dilakukan untuk mengedukasi masyarakat terkait konsumsi BBM dengan nilai oktan lebih tinggi dan ramah lingkungan.

Baca juga: [POPULER MONEY] Uang Nasabah Maybank Kembali Raib | Sindiran Edhy Prabowo untuk Susi Pudjiastuti

Namun, di tengah pelaksanaan PLB, wacana penghapusan Premium kembali mencuat.

Pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan, BBM dengan nomor oktan 88 itu akan mulai dihapus pada 1 Januari 2021.

Lantas, apakah sebenarnya ada hubungan antara pelaksanaan PLB dengan wacana penghapusan Premium?

Program Langit Biru untuk tekan penggunaan BBM tidak ramah lingkungan

Diskon harga Pertalite pertama kali dilaksanakan pada pertengahan tahun, tepatnya pada Juli 2020, di Kota Denpasar, Bali.

Bali dipilih Pertamina sebagai wilayah percobaan pelaksanaan PLB.

PLB dilakukan dengan cara memberikan potongan harga Pertalite sebesar Rp 1.200 khusus kepada para pengguna kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkot pelat kuning, dan taksi pelat kuning.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati sempat mengatakan, PLB merupakan salah satu upaya perseroan untuk menekan kadar emisi gas buang kendaraan bermotor dengan penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X