Gubernur BI: Milenial Jadi Sumber Penciptaan New UMKM

Kompas.com - 20/11/2020, 11:34 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo DOKUMENTASI BANK INDONESIAGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, generasi milenial bakal menjadi sumber penciptaan wirausaha yang unggul (new UMKM).

Perry optimistis, milenial punya kiprah meningkatkan kesejahteraan bangsa dan ekonomi di masa depan.

"Kiprah milenial dapat kita lihat dari sekarang, pada berbagai bidang, untuk menjadi UMKM bangkit sebagai kekuatan ekonomi baru. Milenial yang memiliki jiwa tangguh dan budaya kewirausahaan tinggi juga akan menjadi sumber penciptaan entrepreneur unggul," kata Perry dalam pembukaan Karya Kreatif Indonesia ( KKI) seri III secara virtual, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: 10 Kiat Memulai Bisnis buat Milenial di Tengah Badai Resesi

Perry menyebut, milenial yang mendominasi usia produktif ini dianggap mampu mengangkat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) go global, seiring dengan terbiasanya mereka menggunakan gawai.

Sebab bagaimanapun, UMKM harus kreatif memahami selera pasar dan mengembangkan metode pemasaran termasuk pemasaran digital.

"Di era new normal, akselerasi digital menjadi solusi untuk menjadikan UMKM Indonesia menjadi new UMKM sebagai sumber pertumbuhan baru ekonomi kita menuju Indonesia baru," ucap Perry.

Adapun BI sendiri sudah bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk terus mengembangkan UMKM melalui penerapan 3 pilar.

Ketiga pilar tersebut, meliputi korporatisasi sebagai upaya penguatan kelembagaan UMKM, kapasitas yang diarahkan untuk peningkatan kemampuan UMKM dalam penciptaan nilai tambah di era digital, serta pembiayaan untuk memperluas akses keuangan UMKM.

"Sebagai generasi penerus bangsa, milenial akan menjadi motor penggerak new UMKM di masa kini maupun masa depan. Milenial yang cinta produk dalam negeri akan jadi potensi pasar yang sangat besar bagi para UMKM kita," kata Perry.

Untuk mendorong UMKM, BI berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, pegiat UMKM, asosiasi, desainer dan stakeholder terkait lainnya menyelenggarakan pagelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang telah memasuki sesi ketiga.

Di sesi ketiga, UMKM sahabat milenial dijadikan tema sebagai tindak lanjut dari arahan presiden pada pembukaan KKI 2019 lalu, yang mendorong produk UMKM ke pasar digital untuk merambah pasar luar negeri.

Rangkaian KKI seri I dan II telah memiliki pencapaian. Jumlah pengunjung lebih dari 53.000 yang terdiri dari 379 UMKM, meliputi 127 UMKM kain, 75 UMKM kerajinan, dan 177 UMKM makanan dan minuman.

Lalu, jumlah penjualan mencapai Rp 10,5 miliar, pencapaian business matching Rp 113,2 miliar, pembiayaan Rp 4,7 miliar, dan diikuti oleh 16 pembeli dari 6 untuk memberikan business matching dan business deal dari Singapura, Italia, Australia, Korea, Jepang, dan China.

Baca juga: Modalku Tawarkan Pinjaman Dana hingga Rp 2 Miliar Tanpa Agunan kepada UMKM



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari 'Ghosting' | Seni Merayakan 'Ghosting' | Dampak 'Sidebarring' dengan Pasangan

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari "Ghosting" | Seni Merayakan "Ghosting" | Dampak "Sidebarring" dengan Pasangan

Whats New
Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Whats New
Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Whats New
Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Whats New
Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Work Smart
Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan 'Jirolupat' | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan "Jirolupat" | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

Rilis
Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Whats New
Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Whats New
OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

Whats New
Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Rilis
Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Whats New
Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X