Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anak Muda Harus Tahu, Ini Waktu yang Tepat untuk Mulai Berwirausaha

Kompas.com - 20/11/2020, 12:02 WIB
Fika Nurul Ulya,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 boleh saja membuat masyarakat panik dan menghantam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Banyak orang yang menunda kegiatan berwirausahanya.

Namun Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengatakan, justru saat inilah waktu yang tepat untuk milenial menjadi wirausaha. Wirausaha yang dikembangkan milenial ini akan lekat dengan teknologi sehingga mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"Sekarang adalah waktu yang tepat bagi kaum muda Indonesia untuk jadi wirausaha, untuk membangun dan membesarkan UMKM, membantu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, juga mendorong ekonomi agar kembali bergerak," kata Iriana dalam pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) seri III secara virtual, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Google Beri Pinjaman Dana untuk UMKM

Iriana menyebut, menjadi wirausaha di masa pandemi Covid-19 sangat menjanjikan, lantaran masifnya penggunaan teknologi. Dunia dipaksa untuk mempercepat penetrasi digital sehingga membuat manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan zaman.

Bagi UMKM, penetrasi digital ini tentu saja sangat bermanfaat karena mampu membuat produk UMKM semakin cepat dikenal internasional. Ujung-ujungnya, UMKM Indonesia akan semakin maju dan naik kelas.

Penggunaan platform digital ini juga perlu cepat dieksekusi agar produk UMKM lokal tidak kalah saing dengan produk negara lain. Pemakaian platform digital bagi UMKM telah membuka kesempatan luas untuk mengembangkan usaha kreatif dan inovatif lebih banyak dan lebih beragam jenisnya.

"Perkembangan yang baik harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, kita harus segera menyesuaikan dan menyiapkan diri untuk memperbaiki produk, kualitas, branding, packing, pelayanan, dan juga harga," ucap Iriana.

Selain itu, pemanfaatan platform digital sangat menjanjikan karena anak-anak muda Indonesia memiliki jumlahnya sangat besar. Milenial ini terbiasa dengan teknologi sehingga cepat beradaptasi. Tak heran, jaringan pertemanannya pun sangat luas.

Iriana bilang, bantuan pemerintah sangat terbuka lebar. Pemerintah akan terus memberikan banyak kemudahan dengan banyaknya program pengembangan kewirausahaan UMKM dari K/L, lembaga, BI, bank, BUMN, dan lain-lain.

"Kita dorong dan ciptakan budaya entrepreneur di kalangan anak-anak muda sebagai kekuatan ekonomi baru yang siap go global dan mendunia. Mari kita cintai produk Indonesia, dukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia, membeli dan bangga menggunakan produk Indonesia," kata dia.

Baca juga: Saatnya UMKM dan Para Pengusaha Indonesia Go Digital

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Whats New
Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Whats New
OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap 'Cross Ownership'

OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap "Cross Ownership"

Whats New
Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Whats New
Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Whats New
Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Whats New
Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Whats New
Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Whats New
Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Whats New
Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Whats New
10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

Whats New
5 Dekade Hubungan Indonesia-Korsel, Kerja Sama Industri, Perdagangan, dan Transisi Energi Meningkat

5 Dekade Hubungan Indonesia-Korsel, Kerja Sama Industri, Perdagangan, dan Transisi Energi Meningkat

Whats New
Negara Penghasil Karet Terbesar Ketiga di Dunia adalah Vietnam

Negara Penghasil Karet Terbesar Ketiga di Dunia adalah Vietnam

Whats New
OJK Cabut Izin BPR Bank Jepara Artha di Jawa Tengah

OJK Cabut Izin BPR Bank Jepara Artha di Jawa Tengah

Whats New
Efek Taylor Swift, Maskapai Penerbangan Catat Lonjakan Perjalanan Udara ke Eropa

Efek Taylor Swift, Maskapai Penerbangan Catat Lonjakan Perjalanan Udara ke Eropa

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com